Tampilkan postingan dengan label FF ( fan fiction ). Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label FF ( fan fiction ). Tampilkan semua postingan

Selasa, 19 Agustus 2014

YOU AND ME FOREVER YOU AND ME OVER


Ini FF ke Tiga yang aku upload di Blog ferisma's Diary ini, ni FF bukan aku yang buat. tapi udah dapet izin dari authornya :) coz,dia BF (Best friend ya bukan boyrfiend ;) ckck) aku .FF pertama yang aku publish judulnya "Kutunggu kau di Gerbang sekolah", yang kedua "Love Is Ouch" dan pengarangnya masih sama :D  and  just for fun :D
Author : Anisa nurhadi maya 
FB : Echa Niesya D'aya
Genre  : Romance 
Cast :
1.       Jung Joon Young
2.      Kim Sa Ra
3.      Park Shin Hye
4.      Kim Jae Kwok

~Pisau dan jarum itu memang samatajamnya,tapi aku ingin menjadi jarum. Karena bagiku, sebuah jarum yang tajamdapat menyambung kepingan masa lalu yang telah lama hancur, sedangkan pisauyang tajam hanya dapat menyayat sebuah kepingan puzzle kebahagiaan yangkemudian hancur dan tiada berguna lagi.~
      Ringggg……
suara bel mengejutkan joon young yang tengah asyik duduk di taman beserta bukusains yang sedang ia pegang. Sesaat setelah berdiri….
        *Braaakkk…*
“Ouch….”Terdengar dari yeoja berambut panjang hitam tergurai itu merintih.
“Bisa kah kauberjalan dengan membuka mata mu?” ucap joon young  sambil mengelus lengan kanan yang bertabrakandengan yeoja bernama shin hye itu.
“Mianhae-yo..aku sedang terburu-buru..”jawab nya menunduk.
“araseo…gwenchana…” ucap nya singkat dan memungut buku sains serta gelang milik yeojayang jatuh ke tanah.
“ne..~ jagabarang mu baik-baik, agar tetap bisa kau memakainya”ucap nya lembut dan ia punmenyodorkan sebuah gelang perak kepada yeoja itu.
“ne~gomawo..”ucap nya sambil membungkuk, namun namja itu tidak menggubris nya danmeninggal kan shin hye sendirian.
Tiba-tibasesosok yeoja lain datang mengejutkan joon young.
 “ada apa kau dengan nya .?”
“waeyo,chagi-ya…ia hanya menabrak ku dan menjatuhkan buku ku,”jawab joon young sambil mengacaklembut rambut sa ra yang tengah cemberut sekarang.
“benarkah?”balas sa ra singkat dan berlalu mendului joon young.
Joon young hanyadiam melihat tingkah laku kekasihnya itu. Sudah lebih 2 tahun ia menjalanihubungan istimewa itu bersama kim sa ra. Namun hubungan yang tengah ia jalanitidak sebaik yang ia pikirkan, berulang kali bahkan tidak hanya sekali na raselalu menyalahkan joon young karna perbuatan yang ia lakukan. Baik atau salahperbuatan itu, namun sa ra terus menyalahkan joon young. Dan joon young yangbenar-benar sangat mencintai kekasih nya itu hanya bisa mengalah tanpa bataskepada kekasih yang begitu ia cintai.
***
Joon youngtermenung memandang buku sains yang berada didepannya, bahkan ia tidakmemerhatikan guru lee yang tengah asyik menerangkan pelajaran sains kepadamurid 3 1A itu. Kini ia tengah bergelut dengan jiwa nya yang sedang kacau, iaselalu mengkhawatirkan sa ra, bagi nya sa ra adalah separuh nyawa kehidupanyang tidak bisa ia lepaskan begitu saja. Asyik termenung berpuluh-puluh menitmembuat bel sekolah itu pun akhirnya berbunyi juga. Semua siswa yang berada dikelas itu pun berhamburan keluar kelas termasuk joon young. Ia bergegasmelangkah cepat ke arah kelas sa ra yang tidak begitu jauh dari kelas nya,hanya berbeda 3 kelas dari kelas joon young membuat ia sampai cepat di depankelas sa ra.
“sara-ya..”panggil joon young.
Yeoja yang iapanggil pun berbalik badan dan diam mematung dengan tatapan yang kosong saja.Joon young pun menghampiri yeoja itu dan memegang lembut kedua tangan yeojatersebut.
“mianhae-yo..aku tidak bisa tenang menjalani hidup ku jika kau seperti ini.. sungguh,, akutidak mengenal yeoja tadi dan ia hanya menabrak ku. Tidak lebih …” ucap joonyoung dan menatap dalam mata sa ra.
“araseo, akupercaya pada mu.. aku pun berfikir, mana mungkin kau tega mendua kan ku,sedangkan kau begitu sangat mencintai ku..”jawab nya dengan senyuman nya.
“sebagai gantinya, aku akan mengajak mu jalan-jalan kemana pun kamu mau… bagaimana?”
“ne~”ucap sa rasambil menganggukkan kepala nya.
Tiba-tiba…
   Rinnnggg…..
Suara handphonejoon young pun berbunyi …*manajement cha*
“chamkammanyochagi-ya…”ucap joon young dan menjauh dari sa ra.
“yeoboesoe..”
“kau dimana? Kita semua sudah menunggu mu…”ucap sesosok namja berumur 30’andari sebrang telepon.
“aigoo..~mianhae… aku lupa.. ya aku akan segera ke sana sekarang..”
  Tttiiii…tttiii… ttttiiitt….
Sambungan teleponjoon young pun terputus. Bagaimana ia dapat memberi tahu sa ra bahwa ia sudahmempunyai janji dengan tuan cha, manajement musik yang sudah hampir 4 tahunbersama nya dan membesarkan nama nya di belantika musik korea saat ini. Ya,sudah lebih dari 4 tahun, joon young bekerja dengan manajement cha dan kini iatengah menjadi penyanyi terkenal di korea. Joon young menghampiri sa ra yangmasih setia berdiri menunggu kekasihnya itu..
“huumpp… sa ra,,mianhae-yo. Kelihatannya kita harus membatalkan janji kita untuk pergijalan-jalan sekarang..” ucap joon young dengan nada penyesalannya.
“sudah lah..cukup aku selama ini seperti ini. kau fikir menyenangkan apa mempunyai sosokpacar seorang artis penyanyi terkenal? Saat bersama selalu saja media itumencari dan menggangu acara kita. Senang kah jika kau jadi aku yang harusmemendam perasaan setiap kali yeoja yang mengidolakan mu itu mendekati mu,berfoto dengan mu dan memamerkan kemesraan nya pada ku. Dan kau senang setiapkali aku merasakan itu.? Kau senang.? Kau tak ada beda nya dengan namja di luarsana, yang sama pecundang nya dengan kau..” marah sa ra.
“dan kau tidakada beda nya dengan anak kecil yang merengek meminta permen kepada orang lain.Sebelum kau mengkritik orang lain, lihat lah diri mu sendiri dulu, kau fikiraku betah bersama mu jika kau kau terus menyalahkan ku seperti ini? seakan akuini lah pembantu mu..”
Kini kemarahanjoon young mulai memucak. Dan sa ra baru pertama kali melihat joon youngsemarah itu. Joon young pun kemudian meninggalkan sa ra sendirian di koridorsekolah.
***
“kau pulangsendirian?” Tanya seorang namja dari balik kaca mobil mewah menyapa sa ra .
“oh .. ne~”jawab sa ra.
Mobil mewah itukemudian berhenti.. “naik lah, aku akan mengantarkan mu pulang..”
“aniya.. akubisa jalan sendiri. Lagi pula halte yang ku tuju juga sudah dekat.” Jawab nyasambil terus berjalan, namun mobil itu terus saja berjalan pelan sejajar dengansa ra.
“seburuk itu kah.? kita ini satu sekolah. Masak hanya mengantarkan teman pulang saja pun tidakboleh, apa aku terlalu buruk di mata mu karna kau ini pacar jung joon young,artis terkenal itu .?”
sa ra serentakberhenti dan menatap namja yang tengah mengendarai mobil mewah itu.
“akuterlalu benci saat penghinaan itu muncul dari mulutmu .. karna kau sudahmenghinaku, aku akan menerima tawaran mu itu..”ucap sa ra sambil membuka pintumobil mewah itu.kemudian mobil itu pun melaju sedang di jalanan aspal halusitu.
“kau tinggaldimana sa ra.?”Tanya namja itu yang mencoba memecah keheningan.
“kau tau nama ku.?”
“hey.. ayolah..siapa yang tidak tau jung joon young itu.? Kau tau dia penyanyi terkenal kan?Tentu saja 1 sekolah tahu kau lah pacar nya… mana mungkin siswa sekolah kitaitu bisa melewatkan gossip seperti itu..”
“di ujung sanabelok kiri..”ucap sa ra mengalihkan pembicaraan.
“oh… araa~”
“di sana rumahku, kau bisa berhenti disana..”ucap sa ra kemudian.
“ne.~”
Sesaat setelahmobil mewah itu berhenti di rumah mewah bernuansa putih pink itu menghiasidinding rumah bertingkat 2.
“gomawo … tidakingin mampir dulu.?”
“aniya,, akuharus berlatih basket sore ini.. mianhae~”jawab namja itu.
“oh.. begitu..”
“oh ya .. aku kim jae kwok.. boleh kuminta no handphone mu, mungkin jika kau perlu bantuan, aku dapat membantu mu..”ucapnamja itu sambil menyodorkan ponsel merah bernuansa bola basket itu kepada sara.
 “boleh..”ucapsa ra sembari mengambil ponsel itu dan mengetikkan no ponsel nya di ponsel jaekwok. Setelah selesai sa ra pun kemudian mengembalikan ponsel itu pada jaekwok.
Rrriiiinnngg…..
Ponsel sa ra pun berbunyi..
 “itu no ponsel ku, kau dapat menyimpannya jikakau mau..”ucap jae kwok.
“oh..araseo…”balas sa ra dan kemudianbergegas keluar dari mobil mewah itu.
“hhhuumm… chamkammanyo.. gomawo ne,sudah mengantarkan ku.. dan boleh kah aku menyimpan no ponsel mu dengan namapanggilanmu saja.?”lanjut sa ra sesaat setelah berada di luar mobil itu.
“tentu.. simpan saja dengan nama JK.. itu nama panggilan ku di sekolah..”jawabnya sopan.
“ne~ gomawo..”ucap sa ra sambilmembungkuk..
Namjaitu hanya tersenyum dan kemudian melaju meningalkan sa ra di depan pagar rumahmilik nya. sa ra pun segera memasuki rumah nya dengan perasaan gembira. Ia takmenyadari sepasang bola mata tengah memerhatikan nya dari balik kaca mobil dilain tempat. Joon young hanya dapat terdiam dan meninggalkan tempat itu denganperasaan kacau.
***
Berhari-haribahkan berminggu-minggu sa ra mulai dekat dengan JK. Tidak hanya sekedar pulangsekolah. Kemana pun sa ra pergi, JK selalu setia mendampinginya. Bahkan saat JKberlatih basket pun, sa ra selalu ikut dengan JK.. dan kini pun perasaanitu  semakin menjadi sebuah ikatan. Danmereka pun menjalaninya sebagai sepasang kekasih.
“tapi bagaimanadengan hubungan kita sa ra..?”Tanya joon young saat mengetahui sa ra kini telahbersama JK.
“molayo.. kau yang pertama kali memulai semua ini, lalu aku hanya menjalanisaja..”
“tapi sa ra……”
sa ra melepaskan genggaman joon young dan pergi meninggalkan joon young. Joonyoung hanya diam terpaku tak berdaya. Kini ia merasa separuh nyawa hilang.
“bagaimana aku hidup, jika separuh jiwa ku pergi sa ra…?” batin joon young.
***
“Hhaaahhh…..inisulit …” teriak yeoja yang tengah duduk di taman sambil mengerjakan soalmatematika yang sedang ia pegang.
“jika kau tidakbelajar, bagaimana bisa mengerjakan soal itu?”ucap sesosok namja yang jugasedang duduk disebelah shin hye.
“itu urusan aku,aku belajar atau tidak..”
Namja ituberdiri dan duduk disebelah yeoja bernama shin hye itu, ia melepaskan handsetdan memasangkan di telinga kanan shin hye.









“inilagu yang bagus…” Puji shin hye.
“benarkah.? Kaumenikmatinya.?” Ucap joon young.
“ne~”
“karna sudahmemujiku, maka aku akan membantu mu mengerjakan soal matematika mu.. berikanpada ku..” ucap joon young sambil meminta lembaran putih yang penuh dengantulisan dan angka yang teracak rapi. Yeoja itu pun hanya tersipu malu danmenyodorkan lembaran itu pada joon young. Mereka pun bersama-sama mengerjakansoal matematika dan sesekali bercanda gurau menertawakan satu sama lain.
“beruntung nyasa ra memiliki pacar seperti namja yang tengah bersama ku ini..”batin shin hyesambil memandang lembut namja yang tengah menghitung rumus matematika trigonometriitu.
“ini… sudahselelsai…” ucap namja itu sesaat kemudian sambil menyodorkan lembaran nyakembali pada shin hye.
“oh.. nee…gamshamnida…” sentak shin hye yang terbangun dari lamunan nya.
“apa yang sedangkau pikirkan .?”Tanya joon young.
“beruntungnya sara memiliki mu.. selain pintar dan seorang artis penyanyi terkenal, kau sangatbaik dan ramah kepada siapa pun, jarang sekali ada artis yang seperti mu.. tapikenapa sa ra menelantarkan mu dengan segudang cinta mu dan pergi bersama JKnamja playboy itu, apa dia yeoja pabo hingga ia harus melakukan itu pada mu.?”jawabnya. Pandangan nya menerawang jauh kedepan.
“aniya… diayeoja yang baik.. aku tau betul dia seperti apa..”
“kau membelanya,kini pun aku jadi sadar, sebenarnya dia yeoja yang pintar tapi kaulah namjayang pabo itu..” ia berbalik menatap joon young.
“ya… kau benar..aku terlalu bodoh dengan cinta itu, terlalu bodoh karna aku telah ditelantarkanoleh kekasihku sendiri tapi aku membelanya, dan saat aku tau dia bersama yanglain, aku pun masih tetap membelanya.. bodohnya diriku ini..”ucap nya sembaribersandar lemah pada bangku taman itu.
“mianhae~ apakata-kata ku tadi yang sudah membuatmu seperti ini.? kau terlihat sangat stressmenghadapi semua nya..” shin hye menundukkan kepala nya dan merasa bersalah.
“aniya.. akutidak apa-apa..” jawab nya singkat.
****
Cinta tak akan pernah salah. Tapi karena yang menjalaninyamengambil langkah yang salah. Terlihat seperti orang bodohkah jika terlalumencintai seseorang tetapi dia menelantarkan nya dengan cinta nya yang begitubesar dan ia pergi bersama yang lain.-

 “itu karna aku yang mengerjakannya, karna itukau dapat nilai matematika yang tinggi…” canda joon young pada shin hye sembarimerangkul pundak shin hye.
“aniya… itu karna aku yang menyalinnya dengan teliti..”tawa shin hye sembarimembalas rangkulan joon young.
“andwae..sekarang traktir aku makan ya…”
“aku tidak mau …bagaimana?” ucap shin hye sambil tertawa lepas. Tiba-tiba langkah merekaterhenti karna mreka berpapasan dengan sa ra yang tengah berjalan sendiri danikut berhenti dihadapan mereka. Mreka saling bertatap dan saling melepaskanrangkulan.
“ini tidakseperti….”ucap shin hye. Tapi sa ra tidak mendengarkan dan berlalu meninggalkankeduanya dengan tatapan dingin nya.
“mianhae…”ucapshin hye pada joon young yang tengah memerhatikan sa ra berjalan dan kini telahmenjauhi mereka.
“sudah lah..gwencana-yo.. ini akan baik-baik saja.. kita batalkan ke kantin ya? Kau inginke taman?” ucap joon young pada shin hye yang tengah berusaha menenangkanperasaan shin hye dan berusaha menutupi kesedihannya pada sa ra.
“ne~” jawab shinhye singkat.
“tunggu aku ditaman ya.. aku akan menyusulmu…”jawab joon young sambil memegang lembut keduatangan shin hye meyakinkan shin hye akan baik-baik saja. Mereka berdua punberpisah seketika.

****
“Taaaaarrrraaa……untuk mu…” ucap joon young sambil memberikan ice cream kesukaan shin hye danmengagetkan shin hye yang tengah termenung sendirian.
“joonyoung-ah..” panggil nya sambil meraih ice cream yang tengah joon young pegang.
“mwo-ya.?”
“mungkin akuharus pergi dan menjauhimu agar kau tidak semakin stress menghadapi ini semua…”
“kau ini bicaraapa.?”
“aku berfikir,aku lah yang sudah membuat mu seperti ini, harusnya kau bisa tenang menghadapiini semua, tetapi karna aku, kau semakin stress ….” Ucap shin hye yang suksesmenitihkan air mata nya. Joon young membuang ice cream nya dan memeluk eratshin hye.
 “aniya.. terus lah bersama ku, agar aku bisatenang menjalani ini semua, kini aku benar-benar butuh seseorang yang tau dan mengerti akan semua masalahku..aku sangat mencintai sa ra, tapi aku butuh kau agar aku bisa bertahan dengannya, aku tau dia menelantarkan ku dan meninggalkan cintaku begitu saja danpergi bersama JK..tapi jika kau seperti ini, aku harus bagaimana?” ucap joonyoung di sela-sela pelukan nya. Shin hye tak bisa menahan air mata nya lagi, iamencurahkan air mata nya di pelukan joon young. Joon young membiarkan bajulengan nya basah oleh air mata shin hye…
“Jung JoonYoung… Saranghae…” batin shin hye.
Tanpa disadarisepasang bola mata memerhatikan mereka dari balik tembok biru bersih itu. Sa ramenangis menyaksikan kejadian itu. Kini ia benar-benar merasa bersalah padajoon young. Ia merasa perkataan yang diucapkan joon young pada shin hye benar.Ia gadis yang bodoh, karna sudah menelantarkan seseorang yang begitumencintainya tetapi ia malah meninggalkannya bersama cinta nya yang besar danpergi bersama orang lain.
***
Akutidak bisa berhenti mengkhawatirkan mu, walaupun aku tau kau sudah bersama yanglain. Bagaimana aku bisa hidup jika separuh nyawa ku hilang.. Saranghae Kim SaRa..

Tttiiittt…
Handphone joonyoung pun bordering tanda pesan masuk. *chagi-ya*
“sa ra..”batinjoon young. Ia pun segera membuka pesan sa ra .
        Joon young-ah..aku ingin bertemu dan memperbaiki semua nya dari awal. Kau mau kan.? Temui akudi café heaven jam 7 malam ini. “Kim Sa Ra”
Joon youngmenutup handphone nya dan memandang jam di pergelangan tangan nya. “1 jamlagi…”batin joon young.
“manager, bisakah kau siapkan ini semua sampai besok pagi, aku ada janji dengan seseorang 1jam lagi. Besok pagi aku akan kembali lagi..” ucap joon young pada managernya.
“ara~ pergilah..kau sudah cukup lelah seharian berada di sini..”jawabnya.
“gamshamnida..”ucapnya sambil meraih kunci mobil yang berada di atas meja.
“aku pergi dulu,semua nya. Terimakasih atas kerja sama nya hari ini..”ucap joon young sembarimembungkuk sopan..
“ne.. araseo..baik lah.. cheonma… hati” ya..” ucap mereka bersahutkan dan serentak. Joonyoung bergegas keluar dari studio music itu dan berjalan cepat kearah mobilnya. Ia menghidupkan mesin mobil yang halus itu dan melaju cepat menuju caféheaven. Sesampainya di parkir café yang sudah di janjikan. Joon young bergegaskeluar dari mobil nya dan melangkah santai memasuki café itu. Sangwaiter yang sudah bersiap didepan pintu pun, membuka kan pintu untuk joon youngdengan ramah..
“annyeonghaseyo.. ingin pesan meja atau sudah punya janji dengan orang lain.?”ucapwaiter itu dengan ramah dan sopan nya.
“ani..”jawabjoon young lembut sambil memandang luas meja café satu persatu berharap sa rasudah datang. Tatapan nya tertuju pada meja di sudut café dan yeoja yang sudahjanji dengan nya duduk disana dengan tenang nya.
Joon youngkemudian melangkah menuju meja di sudut itu.
“sudah lamamenunggu..?”ucap nya pada yeoja itu.
“aniya.. akujuga baru saja sampai..”
“ada apa.?”
“joon young-ah..mianhae.. aku seperti yeoja bodah sekarang karna begitu ceroboh..”
“apa maksudnya.? Kau ini bicara apa.?”
“aku menyasikansemua nya dan aku baru saja menyadari tentang hati mu itu. Karna itu aku inginkita menjalaninya kembali dan mengulang semuanya dari awal… aku akanmeninggalkan JK dan kembali bersamamu..” ucap nya. Dan sukses membuat joonyoung terpaku.
“apa shin hyeyang melakukan ini semua.? Seburuk itu kah shin hye ingin menjauh dariku karnahal ini? hingga ia harus melakukan ini semua?”batin joon young.
“apa kau diam karna mengingat ulahku yang buruk padamu selama ini.? akuberjanji joon young, aku akan menebus semua kesalahan ku dan aku akan merubahsemua sifatku.. jeball…”
“aniya.. jadilahdirimu seperti apa adanya..aku tidak akan memaksamu menjadi sosok yeoja sepertiyang lain nya, karna yang ku tau pasti akan berat menjalaninya.. ” ucap joonyoung sambil memegang kedua tangan hangat sa ra. Sa ra sangat bahagia karnaselama ini ia terlalu bodoh meninggalkan separuh jiwa nya itu. Alunan lagu“LOVE LOVE LOVE – ROY KIM” membuat suasana hati dua sejoli itu semakinbergejolak…
***

Rrrriiiiiinnngggg…..bel istirahat pun berbunyi dengan keras nya.
“Sudah seminggukini aku tidak bersama joon young,apa dia sibuk sampai jarang sekali menghubungiku.Aku kekelas nya saja.” Batin yeoja bernama shin hye itu. Setelah selesaimembereskan meja nya, ia pun mengambil handphone,pena dan secarik kertas berisisoal matematika. Ia berjalan semangat menuju kelas joon young. Sesaat setelahsampai di depan pintu kelas joon young, ia mulai mencari namja yang sedang iaingin temui. Tetapi tiba-tiba tatapan shin hye terpaku saat melihat joon youngternyata tengah asyik bercanda gurau bersama sa ra di bangku joon young. Shinhye hanya menunduk diam dan memandang mereka sekali lagi dan bergegas meninggalkankelas joon young. Ia terlalu sakit jika harus melihat joon young bersama sa ra.Walaupun shin hye mencintai joon young, yakin dan percayalah joon young tidakakan bisa mencintai shin hye, bagi nya sa ra adalah separuh nyawa nya, dan shinhye hanyalah salah satu sosok teman yang akan setia menemani kesedihan joonyoung.
Shin hyemenghela nafas panjang..
***

“sa ra-ya akupunya ini.. ayo kita pasang..” ucap joon young.
“apa ini .?”
“ayo lah, akuakan menunjukannya nanti..”jawab joon young sembari menarik tangan sa ra keluardari rumah joon young.
Sesampainya didepan pintu rumah joon young, joon young menempelkan sesuatu di tembok halusitu, dan beberapa detik kemudian ia melepaskan nya, maka tercetak lah suatutulisan bertuliskan YOU AND MEFOREVER.
“kau suka..?”
“ini bagussekali joon young.. gomawoeoyo.. saranghae joon young…” ucap sa ra sambilmemeluk erat joon young.
“nee.. saranghaeyo…”ucap joon young sembari membalas pelukan sa ra.
Kini joon youngmerasa hidup kembali, separuh jiwanya yang telah lama pergi datang kembali.Tidak ada yang lebih berharga lagi selain bersama separuh nyawa nya itu, ya …sa ra … Kim Sa Ra.

***


“kausedang mendengarkan lagu apa.? Sepertinya kau menikmatinya..”ucap sesosok namjapada yeoja yang tengah mendengarkan lagu LOVE LOVE LOVE milik roy kim. Yeojaitu memandang namja itu dan kembali dengan music yang tengah ia dengar melaluihandset nya.
“adamasalahkah.? Hingga menatapku pun dingin seperti itu.?” Ucap joon young sembariduduk di sebelah yeoja bernama shin hye itu.
“ani..”jawab nyasingkat.
“lalu ada apa.?”
“tidak adaapa-apa.. percaya lah…” jawab shin hye.
Lama merekasaling diam pun, akhir nya shin hye memulai pembicaraan juga.
“bagaimanadengan sa ra saat ini.?” ucap nya lemah.
“aku dan diabersama lagi, bahkan aku dan dia semakin dekat saat ini.. waeyo.? Apa kau yangmelalukan ini semua.?”
“melakukan apa.?Aku tak melalukan apa-apa…”ucap nya bingung.
“hahh.. kupikir, sa ra bisa sadar karna sudah kau hasut dia..”ucap joon young sembaritertawa..
“aniya…” jawabshin hye dingin.
“jika diberikankesempatan untuk menghancurkan atau menyatukan hubungan kalian, aku akanmemilih menghancurkan hubungan kalian,, jung joon young…”batin shin hye.
“ini… sebentarlagi kita akan menghadapi ujian akhir kelulusan. Setelah dari sini, aku akanmelanjutkan karir dan pendidikan ku di jepang. Mungkin kita akan jarang sekalibertemu, jika suatu saat kau benar-benar merindukan ku, maka dengarlah ini.semua lagu ku sudah salin di sini, semoga saja dengan lagu ini. bisa mengobatirasa rindumu pada ku. Terimakasih untuk semua nya…” ucap joon young sembarimemberikan sebuah mp3 berukuran kecil bernuansa putih bunga pada shin hye.
“apa inipertanda kita tidak bisa bersama lagi, karna kau sudah bersama dengan sa ra.?”
“aniya… tidakseperti itu. Aku merasa lengkap, jika sa ra bersama ku dan kau yang akanmenemani ku seperti sekarang ini..”jawab joon young.
Tiba-tiba gadisitu menunduk dan meneteskan air mata. Gadis itu menangis sejadi-jadinya.
“shin hye-ya..waeyo.?”Tanya joon young yang duduk disamping shin hye. Yeoja itu tidakmenjawab, ia hanya terus menangis dan sesekali mengusap air mata nya, namuntetap saja, air mata nya tidak mau berhenti.
“shinhye-ya…” ucap joon young.
 “bisakah kau lihat dia lebih beruntung dariku.? Dia lebih memiliki segala nya.? Sedangkan aku apa.?” Ucap shin hye di selatangis nya.
“bisa kaurasakan aku mencintaimu.? Bisa kau rasakan itu.? Bisa kau rasakan aku menangiskarna kau bersama nya.? Aku bisa bersama mu, tapi kenapa aku tak bisamemilikimu.? Sedangkan dia, …”
“shin hye-ya….”Ucapan shin hye seketika terhenti oleh joon young. Shin hye kemudian menangissejadi-jadi nya.
Tiba-tiba sa ramelewati taman tempat mereka duduk bersama. Ia tercengang melihat joon youngbersama shin hye.
“ia laki-lakipecundang kan.? Percuma bukan selama ini aku bersabar untuk nya.. ia tetap sajamenemui yeoja itu.”batin sa ra. Kini hati nya sudah berkecambuk dengan amarahnya. Marah pun percuma, joon young pasti akan tetap membela yeoja itu. Sa rakemudian berpaling dan berlalu meninggalkan tempat itu.

***
















Rrriiiiinnnggggg……
Suara handphonemilik joon young pun sukses mengejutkan joon young yang tengah asyik dengangitar nya. Ia pun segera berlari menuju meja tempat handphone nya tergeletak,berharapsa ra lah yang menelpon nya saat ini. namun, saat ingin meraih handphone nya,ia menyengol jam digital hingga jatuh dan pecah ke lantai. Tapi, joon youngtidak mempedulikan nya, ia maraih handphone nya, dan yang benar saja, sa ra lahyang menelpon nya..
“yeobseo..”ucapjoon young gembira.
“joon young, akuingin kita putus..”ucap yeoja dari sebrang telepon tersebut dan belum sempatjoon young menjawab, telepon itu pun terputus seketika. Perasaannya kalutsekarang, antara yakin dan tidak. Ia meraih jam digital nya yang berserakan dilantai dan mengelus pelan. Kini jam digital itu tak lagi berfungsi. Ia meletakkan kembali jam digital nya dan meraih pena dan kertas yang berada di atas mejadan mulai memain kan pena nya. Ia menuliskan sesuatu dan tersenyum simpul.

***

“yeeeeeeeeee……….Aku lulus…”
“aku juga…”
“nilai kutinggi.. dengan begitu aku bisa melanjutkan ke universitas favorit ku….”
Itu lahsegelincir kalimat yang di ucapkan beberapa siswa saat mendapati dirinya lulusdengan nilai baik. Semua merayakan dengan bergembira. Ada yang berpesta bahkantradisi mencoret baju seragam pun mereka lakukan. Berbeda dengan shin hye, iamemilih duduk di taman sekolah, sesekali ia tertawa sendiri melihat beberapatemannya merayakan kelulusan.
“tidak ikutmereka.?”ucap joon young yang tiba-tiba datang mengejutkan shin hye.
“aniya..”jawabnyasembari mengikat rambut nya yang tergurai lurus ke bawah. Mereka salingbertatap dan tertawa lebar.
“aku senang jikamelihat mu seperti ini..” ucap joon young.
“benarkah.? Kauharus tau joon young, aku lulus dengan nilai terbaik dan akan masuk keuniversitas favoritku. Bahkan nilai ini adalah hasil kerja kerasku..”
“sungguh.? Kaupasti sangat bangga dan puas kalau begitu..” ucap joon young sambil tersenyum.
“of course…bagaimana dengan sa ra.?”
Tiba-tibasesosok namja dan yeoja berjalan mesra melewati mereka berdua.
“janji kan..setelah dari sungai han. Aku ingin besok kita pergi ke pulau jeju..” ucap yeojaitu pada namja yang berada di sebelah nya.
“araseo..”jawabnamja itu lembut sembari mengelus pipinya.
Ya.Mereka lah sa ra dan JK. Shin hye yang menyasikan kejadian itu, terkejut bukanmain, ia memandang namja yang tengah duduk di sebelahnya, dan namja itu punhanya menatap nya dingin bahkan disertai senyuman yang agak dipaksakan.
“jangankatakan………”
“sudah shin hye,aku tidak ingin membahasnya, ya.. hubungan ku dan sa ra sudah berakhir… dan kupastikan ini, benar-benar berakhir..” ucap joon young lemah.
“di saat sepertiini pun, aku tak bisa memilikimu, bahkan kau akan melanjutkan semua nya dijepang..” ucap shin hye,,
“ne~ mianhae..aku akan pergi ke jepang minggu depan. Jika ada libur panjang, aku janji,aku akanke seoul dan menemui mu. Janji..” ucap joon young sambil tersenyum.
“sungguh.?”
“ye~ setelah darisini, kau ingin ke universitas apa.?” Tanya joon young.
“hhppm.. akuingin ke Movie And Theater Department, Jungang University…” jawab shin hye.
“bagus juga..semoga saja kau berhasil di sana..”
“ya.. semogasaja..”ucap nya sambil tersenyum.

***
 Seminggu yang dinanti pun akhirnya datangjuga. Joon young pun berangkat ke jepang. Tetapi….
   “joon young-ah… cepat datang kemari… jebal… cepat..”suara shin hye pun bergetar dari sebrang telepon.
“ada apa shinhye..?” Tanya joon young cemas.
“datang sajacepat.. jebal…”
Joon youngsemakin cemas, karna suara shin hye dari sebrang telepon terdengar bergetarcemas, panik dan menangis hebat.
“tenang kandirimu shin hye, aku akan segera ke sana. Sekarang beri tau aku di mana kausekarang..”
“aku di rumahsakit, rumah sakit… aku tidak tau ini rumah sakit apa… rumah sakit ini…. ya,,rumah sakit ini dekat sekali dengan sekolah SMA kita…”
“baiklah.. tungguaku di sana ya.. dan jangan kemana-kemana..”
Joon youngmemutuskan sambungan telepon nya. Perasaan nya sangat cemas sekarang, ia belumpernah melihat shin hye secemas itu.
“pasti ada yangterjadi oleh shin hye..”batin joon young.
“alhjushi..bisa kah kau batalkan penerbangan ku ke jepang.? Aku akan pergi lusa. Bisakahkau atur jadwal nya.? Sekarang aku tidak bisa pergi ke jepang karna ada masalahdadakan. Dan beri tahu orang tua ku bahwa aku akan pergi lusa.” Ucap joon youngpada seorang laki-laki berumur 39 dari balik kaca mobil joon young. Laki-lakiitu pun bergegas keluar dan menghampiri joon young.
“baiktuan..”jawab paman itu dengan sopan nya.
“berikankuncinya, aku harus pergi sekarang..”
Laki-laki itupun memberikan kunci mobil nya kepada joon young. Joon young pun kemudianmelesat jauh meninggalkan rumah nya menuju rumah sakit. Perasaan nya semakintidak karuan setelah handphone milik sa ra tidak bisa di hubungi, berharapbukan sa ra yang berada di rumah sakit itu. Sesampainya di rumah sakit, joonyoung bergegas mencari shin hye. Beberapa lorong rumah sakit pun ia lewati,hingga akhirnya pun joon young menemukan shin hye tengah tertunduk menangis dilantai, sesekali ia menggigit kuku nya yang putih.
“shin hye-ya..”panggil joon young lemah sesaat setelah berada di depan shin hye. Shin hyememandang joon young kemudian berdiri dan memeluk joon young.
“joonyoung-ah..” ucap shin hye lirih.
“ada apa,ceritakan padaku.. apa yang sebenarnya terjadi..”
“dia…mereka…akubingung harus bagaimana saat itu…” ucap nya tertatih sambil menahan tangis nya.Joon young melepaskan pelukan shin hye dan menarik nya untuk duduk di bangkutunggu. Joon young mengusap air mata shin hye dan mencoba menenangkan shin hye.
“tarik nafasmu,,, keluarkan.. dan sekarang ceritakan padaku, apa yang terjadi, mengapa kaudi sini, dan siapa yang berada di dalam..”
“aku baru sajapulang dari universitas jungang, aku melihat kerumunan itu dan aku melihat….Aku ingat betul itu mobil JK… aku mencoba ke sana berharap JK dan sa ra tidakada di sana… namun… JK…..JK tewas di tempat dan aku membawa sa ra ke sini…”
“lalu bagaimanakeadaan nya.?”
“mollayo. Dokteritu belum juga keluar dari ruangan itu.”jawab shin hye pelan. Beberapa menitkemudian, 2 orang tua berumuran sekitar 38 dan 35 datang menghampiri mereka.
“nak joonyoung..” ucap yeoja berumur 35 itu.
“oh.. alhjumma..alhjushi…” ucap joon young terkejut.
“kita mendapattelepon dari rumah sakit kalau sa ra mengalami kecelakaan. Bagaimana keadaannya sekarang.?” Sambung namja berumuran 38 itu.
 “kita juga belum tau pasti paman, dokter itumasih memeriksa sa ra di dalam..” jawab shin hye .
Mereka hanyadiam berharap tidak ada terjadi apa-apa dengan sa ra. 45 menit pun berlalu,suara handle pintu ruangan itu pun terbuka juga. Dokter berusia 34’an itu punkeluar dengan perasaan sedikit kecewa.
“ada wali ataupun keluarga dari nona kim sa ra..” ucap dokter itu.
“kami orang tuanya dok,, bagaimana dengan kondisi anak kami…” jawab namja yang diketahui ayahsa ra itu.
“kondisi nyasangat kritis, nona sa ra kehilangan banyak darah dan ia membutuhkan 2 kantongdarah sekarang. Persediaan di rumah sakit ini hanya memiliki 1 kantong darahyang sesuai dengan golongan darah nya. Apa ada yang mempunyai darah sama dengandarah nona sa ra.?” Jelas dokter itu.
“dok, bisausahakan agar anak kami tertolong.? Kami akan membayar lebih atas ini dok..”ucap ayah sa ra.
“mainhae.. nonasa ra membutuhkan darah saat ini. sangat mustahil jika mengundur pendonorandarah untuk nona sa ra, bisa saja terjadi nona sa ra tidak dapatterselamatkan..”
“alhjumma,alhjussi… bolehkan aku menolong sa ra.? Golongan darah ku dan golongan darah sara sama. Aku akan memberikan darah ku pada sa ra dengan 1 syarat..” sambungjoon young tiba-tiba.
“joon young-ah…”ucap shin hye.
“aniya.. inidemi kehidupan sa ra kelak, maka aku pun harus menolongnya, walaupun aku taupasti sangat mustahil aku mendapatkan ucapan kata terimakasih dari dia, yeojayang sangat ku cintai…” ucap nya sambil memandang penuh harap pada shin hye.
“apa syaratnya.? Katakan pada kami.. kami akan wujudkan demi anak kami..” ucap namja itukemudian.
“setelah akumendonorkan darahku pada sa ra, aku ingin alhjumma, alhjussi, shin hye danpihak rumah sakit merahasiakan identitasku yang sudah mendonorkan darah ku padasa ra…” ucap joon young. Semua terhening mendengar perkataan joon young. Dansemua pihak pun akhirnya setuju dengan syarat joon young.

***

Gerimis itu punseakan menjadi mendamping kepergian joon young ke jepang. Ia pergi denganmembawa cinta nya pada sa ra. Perih dan sakit pun hanya mampu ia pendamsendiri. Di lain tempat sa ra dan shin hye menikmati hidangan makan siang disebuah restoran terkenal seoul. Mereka berdua menjadi akrab setelah kejadiankecelakaan yang menimpa sa ra lusa kemarin itu.
“sara-ah.. aku tinggal sebentar ya.. aku ingin ke toilet dulu..” ucap shin hyepada sa ra.
“ara.. janganlama-lama ya, kalau lama nanti makanan mu aku makan..” jawab sa ra sembaritertawa lepas. Shin hye hanya membalasnya dengan tertawa. Setelah cukup jauh shinhye meninggalkan meja makan mereka, tiba-tiba handphone shin hye borderingbertanda pesan masuk. Sa ra membiarkan handphone nya berdering, namun rasakeingintauannya yang besar membuat sa ra meraih handphone shin hye dan membukanya. *joon young*
“joon young…pesan dari joon young..” batin sa ra. Lentik tangan nya pun menekan tombolhandphone itu dan terbukalah pesan dari joon young.
         Aku berada dibandara sekarang, jangan khawatirkan aku. Jaga kesehatan mu, jangan lupa makan,dan jaga dia… kim sa ra.. ;)
Jung Joon Young
“pesan apa ini.?kenapa joon young bicara seperti ini.? mengapa dia di bandara.?” Batin sa ra.Ia kembali meletakkan ponsel shin hye ke tempat semula karna melihat shin hyetengah berjalan menuju meja makan. Setelah selesai makan, mereka pun pulang.Sesampainya di rumah, sa ra pun membuka handle pintu depan rumah, ia mendapatiumma dan appa nya tengah asyik mengobrol tentang joon young dan pembicaraanmereka membuat sa ra berhenti dan mendengarkan pimbicaraan mereka.
“iya appa.. akujuga tidak akan rela jika harus kehilangan sa ra. Ia anak kita satu-satu nya..”ucap umma sa ra.
“ne~ kalau bukankarna joon young, appa tidak tau lagi apa yang akan terjadi dengan sa ra.”
“joon young itunamja yang baik, ada kah artis lain yang seperti dia.? Yang mau memberikandarah nya pada sa ra.?” Ucap umma nya..
“tunggu.. jadijoon young yang sudah menjadi donor untuk ku.?” Ucap sa ra tiba-tiba.
“sa ra-ya..sudah berapa lama kau di……” ucap appa-nya yang terkejut.
“appa ummajelaskan padaku apa yang sebenarnya terjadi.? Benar jika joon young yang sudahmendonorkan darahnya pada ku.?” Ucap sa ra membentak.
 “duduk lah, umma akan ceritakan semuanya…”jawab umma nya pelan setelah umma dan appa sa ra saling bertatapan. .
***
Sa ramenyandarkan tubuhnya ke sofa empuk di ruang keluarganya itu. Pelan ia mulaimenitihkan air mata. Hatinya kalut, benar-benar ia tidak menyangka joon youngakan melakukan hal itu hingga sejauh ini. 2 tahun lebih perjalanan cintanyabersama joon young penuh dengan cacian dan makian terhadap joon young, bahkanjoon young tidak pernah marah atas sikap sa ra. Saat sa ra sedang kritiskekurangan darah, joon young datang seperti malaikat memberikan darah nya padayeoja yang begitu jahat padanya. Ia bangkit dan pergi dari rumahnya. Bahkan iatidak menggubris panggilan umma dan appa nya. Ia berlari sekencang mungkin kerumah joon young berharap joon young masih berada di rumah itu. Derasnya hujankala itu tidak mampu menghentikan langkah sa ra. Ia terus berlari menuju rumahjoon young. Sesampainya di rumah joon young, sa ra hanya melihat shin hyemengunci pintu rumah joon young.
“shin hye-ah..”panggil sa ra.
“sa ra.. kenapakau di sana.? Hujan ini bisa membuatmu sakit, kemari lah..” ucap shin hye.
“aniya.. beri tauaku dimana joon young sekarang berada…” ucap sa ra. Namun shin hye tidakmenjawab, ia menggenggam erat jam digital yang sudah usang dan rusak.
“jam itu, jamitu milikku.. jam itu dari ku untuk joon young.. kenapa bisa ada padamu.? Kauyang merusak nya.? Kau yang merusaknya shin hye..?” teriak sa ra.
“jaga ucapan musa ra..”
“kau yang harusjaga ucapan mu.. beri tau aku dimana joon young. Beritau aku..” teriakan sa rasemakin melengking mengalahkan suara derasnya hujan kala itu.
“tidak.. akutidak akan memberitaumu dimana joon young saat ini..” jawab shin hye sembarimenyimpan jam digitalnya ke dalam tas nya.
“cepat beri tauaku shin hye. Beri tau aku sekarang..” ucap sa ra sambil menarik danmenggoyangkan lengan tubuh shin hye di derasnya hujan itu. Shin hye melepaskangenggaman tangan sa ra dengan keras nya dan menunjuk sa ra dengan ujungtelunjuk lentik shin hye.
“dengar sa ra,aku tidak akan memberitau mu dimana joon young berada. Tidak akan pernah..sampai mati pun aku tidak akan memberitaumu. Sampai aku mati sekalipun sa ra”
“shinhye,, aku mohon shin hye.. jebal… beritau aku dimana joon young berada.. akuingin bertemu dengan nya, sekali ini saja shin hye, jebal…” ucap sa ra sambilmenangis dan bersujud di hadapan shin hye.
“kau yeoja bodohya… dia namja yang baik, tapi sayang, dia di telantarkan oleh yeoja bodohsepertimu.. sadarkah kau jika kepergian joon young itu karna mu.. karenakematian JK itu juga ulahmu.? Karna ia bersama mu kan.. kau harus sadar, kauitu yeoja Pembawa sial..”
“shin hye-ah..”
“mwo.. belumpuas kau menyakiti joon young, belum puas kau membuang JK ke akhirat.? Karnakau aku kehilangan sepupu ku.. JK..”
“JK………”
“ne~ JK itusepupu ku.. karna itu aku membencimu. Kau menelantarkan joon young danmengirimkan JK ke akhirat.. dan sekarang aku tidak akan memberitaumu dimanajoon young.. sampai matipun, aku tidak akan memberitahumu.. tidak akan pernahsa ra…”
Sa ra menangissejadi-jadinya. Perkataan shin hye pun menyadarkan nya bahwa ia yeoja yangbodoh, yang sudah mau menelantarkan kekasihnya sendiri dan membuat JKkehilangan nyawa nya, tanpa sadar ia juga sudah membuat orang lain kehilangan salahsatu anggota keluarganya. Shin hye merasakan kesedihan yang di alami sa ra. Iamembuka tas nya dan berusaha mencari sesuatu, setelah ia menemukan benda itu,ia memasangkan handsetnya di telinga sa ra. Bunyi lah sebuah lagu untuk sa ra.Sa ra memandang shin hye lekat sekarang, tetapi shin hye hanya tersenyum kecutdan mengangguk seolah mengerti maksud sa ra.

TheSense of an Ending
chagaun moksori
mwonga jalmotdoen geot gata
jimjakhal su eobseo neoui maeumeul
gapjakseureon yaksoge
geoul soge nareul baraboda
byeoril eobseul geora mitgo jibeul naseo
maeumeun aranna bwa balgeoreumi neuryeojyeo
ibyeorui mareul haneun geu yeppeun eolgul naneun chama
barabol su eobseul geot gata
*
museun mareul halkka
eotteon pyojeong jieulkka
doraseon dwitmoseubi neomu apeujineun anheulkka
ulmyeo butjabeulkka
yakhan moseup boilkka
jeo meolliseo boil ne moseubi nan duryeowo
jeongmal kkeutnal geonga bwa
jakku sumi chaolla
bonael jasin eobseodo
hangeoreum mulleoseoneun ibyeol
eoreunseureon sarangil tende
* repeat
(chagaun moksori mwonga jalmotdoen geot gata)
ulkeok nunmuri na
ireon naege hwaga na
heureuneun ilbun ilcho
yeogiseo meomchul sun eobseulkka
naneun yeonseuphalge
gwaenchantaneun geojitmal
geureonde wae jeo meolli ne moseup heuryeojilkka
Sa ra memandanglekat tembok bersih itu, tulisan YOU AND ME FOREVER itu kini berubah menjadiYOU AND ME OVER. Hujan telah menghapuskan semua nya. Dan airnya lah yang membawanya pergi.
“aku sangatmencintai joon young tapi sampai kapan pun joon young tidak bisa mencintai ku.Aku tidak akan pernah bisa memilikinya walaupun cintaku jauh lebih besar daricintamu… dia memilih mendonorkan darahnya untukmu walaupun akan mustahilbaginya mendapatkan kata terimakasih dari sosok yeoja yang begitu ia cintai..aku mengambil ini atas suruhan joon young, aku tau ini milik mu, karna itu akuingin memperbaiki jam ini dan mengembalikan nya pada mu.. mungkin barang initidak akan berguna bagi mu. Tapi barang ini mempunyai arti penting dari kisahkalian. Kau mungkin akan jadi pisau saat puzzle kebahagiaan itu kau sayat, tapijoon young setia menjadi jarum yang selalu menyambung kepingan masa lalu ituagar dapat ia kenang.. dan lagu yang baru saja kau dengar, lagu itu milik joonyoung, lagu itu buatan joon young. Joon young membuatnya saat kau memutuskannya. Lagu itu untuk mu sebagai tanda cinta nya untuk mu, dan sebagai tandacinta nya tidak akan pernah habis untuk mu. Sekarang ia berada di jepangmelanjutkan karir dan pendidikan nya. Jangan pernah kau hubungi dan ganggu dia.Biarkan ia pergi bersama cinta nya agar ia tidak lelah…. Tidak lelah menjadijarum untuk mu…” ucap shin hye panjang lebar…
Sara hanya terdiam mendengar perkataan shin hye. Setelah merasa tugas nya sudahselesai, shin hye pergi meninggalkan sa ra sendirian bersama jam digitalnya danmp3 memberian shin hye. Sa ra hanya dapat menangis sepuas-puas nya. Ia menyesaltelah melalukan hal itu selama ini.
“sesakit apapundan seperih apapun aku akan memperbaiki sifatku.. aku yang akan menggantikanjoon young menjadi jarum itu..” batin sa ra.

   Tembok itu pun kini hanya dapat mengukirkanYOU AND ME OVER setelah sebelumnya YOU AND ME FOREVER.



***YOU AND ME FOREVER***
***YOU AND ME OVER***

The end


Minggu, 10 Agustus 2014

Love Is Ouch

Tittle : love is ouch
Author : Annisa nurhadi Maya ( echa ) she is my kyeopta chingu and my friend ship ^^
aktor: Park Soo Jin (me)
           Jung Jinyoung
           Kim Jong Woon (yesung)

 *School International Art Seoul*
adalah sekolah yang hampir 2 tahun di duduki oleh soojin dan 2 namja yang menurutnya paling menarik dari sekian bnyak namja di sekolah tersebut.bel berbunyi dengan keras nya dan suara itu membuat siswa dan siswi nya keluar berhamburan termasuk jinyoung,,jinyoung dengan teliti melihat satu persatu yeoja yang berjalan melewatinya.hingga tatapan nya tertuju pada sosok yeoja yang sangat ia kenal,,jinyoung berlari mengejar yeoja tersebut dan berjalan di samping nya.
     "kau rupa nya.."ucap yeoja tersebut.
     "waeyo??"
     "kau membuat ku terkejut,,jinyoung..."
     "hahahaha.. benar kah?? mianhae.." ucap nha sambil terkekeh

tiba'' namja yang di sebelah nya memandangnya dengan tatapan ingin tau apa yang sedang di pikir kan yeoja tersebut...
   "haaa~... andai saja,, aku bisa membaca fikiran nya,,aku ingin tau perasaan nya padaku.."batin jinyoung.
   "ya... kenapa menatapku seperti itu?? ada yang salah???"tanya yeoja itu,,yang kini berbalik menatap nya heran.
   "aniyo,, aku hanya sedang memikirkan ............. sesuatu.."jawabnya pelan.
   "benarkah?? kau sedang memikirkan apa??"

   "uuurrrmmmm.... aku sedang memikirkan,, bagaimana caranya agar aku dapat,,membaca fikiran mu.."kata jinyoung sambil tersenyum.
   "waeyo??"
   "karna,,aku ingin tau perasaan mu padaku..."jawab jinyoung,, yang tiba'' yeoja disebelah nya berhenti berjalan dan menatap jinyoung,,jinyoung ikut berhenti berjalan..yeoja itu memandang jinyoung dengan tatapan tak percaya dan alis nya terangkat satu.

    "bukan kah,, sudah ku katakan,,aku hanya akan menganggapmu sebagai teman..lagi pula aku sadah mempunyai pacar,,jung jinyoung,,mana mungkin aku mencintai dua orang dalam satu waktu.."jawab yeoja itu..
jinyoung hanya tersenyum dan berkata... "aku tak percaya..."
    "kau tak percaya?? apa yang tak kau percayai??"tanya yeoja itu.

    "aku tak percaya,, kau hanya menganggap ku teman,,aku tau kau mencintaiku juga,,tapi kau tak menyadari soojin.. kalau kau tak mencintai ku,,kenapa kau selalu mencoba,,agar aku tidak melihat kau bersama pacarmu itu??"jawab jinyoung dengan rasa percaya dirinya..
    "karna...karna..karna aku tau perasaan mu,,aku tak mau membuatmu terluka karna kau melihatku dengan nya..."
    "baiklah,, jika kau masih belum percaya,,aku akan membuatmu percaya,, lihat saja nanti.."jawab jinyoung sambil berjalan meningga kanl soojin sendirian,,soojin yang masih bingung dengan apa yang baru saja jinyoung kata kan..

jujur,,sudah berulang kali jinyoung mengatakan hal ithu pada soojin,,tapi tetap saja,,soojing hanya akan menganggap jinyoung sebagai sahabat..soojin berlari mengejar jinyoung yang sudah cukup jauh didepan nya,,dan menariknya untuk berhenti..
   "apa yang kau suka dariku??"tanyanya dengan nafas yang tersengkal-sengkal,,akibat berlarian tadi..
namja tersebut memandang soojin cukup lama,,hingga akhirnya tatapan nya buyar,,saat seorang namja memanggil yeoja yang tengah ditatapnya..  
    "soojin-ya!!"

soojin melihat orang yang tengah memangillnya..dan ternyata itu pacar soojin yang datang menjemput. soojin menatap jinyoung dan tatapan nha sama sekali tak berubah.jinyoung malah tersenyum melihat namja yang datang menghampiri mereka..
   "annyeong jinyoung-ah!!"sapa namja itu..
   "annyeong"jawab jinyoung.

dan ekspresinya masih sama.
  "ayo soojin,,nanti kita terlambat..film nya dimulai 15 menit lagi.." kata yesung sambil menarik tangan soojin..
   "ne.. jinyoung aku pergy dulu ya..."kata soojin,,sambil menatap jinyoung dengan perasaan tidak enak..
   "baik lah,,, hati" di jalan ya..."ucap jinyoung sambil melambaikan tangan ke arah soojin.
  "kalau kau tak mencintaiku,,kenapa saat itu kau menatapku selama itu soojin-ya??"batin jinyoung.

*  *  *


sesampainya di rumah,,jinyoung terus saja memikirkan soojin,,mencoba mencerna kata" yang di ucapkan soojin padanya..
"apa yang kau suka dariku??" kata'' itu terus saja membayangi jinyoung,,hingga akhirnya jinyoung memilih untuk tidur..

* * *


pagi menjelang,, jinyoung sudah rapi dengan pakaian sekolah nya,,setelah sarapan,,dan berpamitan kepada umma dam appa nya,,dia bergegas ke sekolah..
pelajaran pertama adalah bahasa inggris,, lee jung hwan,, selaku ketua kelas memberi tau,,kalu guru bahasa inggris tengah rapat,,namun murid" di beri tugas,,dan harus selesai sebelum jam istirahat berbunyi..

   "~haaaah... kenapa sulit sekali.???"gerutu jinyoung
tiba" tatapan jinyoung menuju ke arah yeoja yang duduk tidak jauh di depan nya.setelah,,menutup bukunya,,jinyoung menghampiri yeoja tersebut,,dan ternyata,,yeoja itu tengah membaca majalah,,
  "kalau hanya membaca majalah,,bukumu tak akan terisi..."ucap jinyoung yang berhasil membuat soojin terbangun dari lamunan nya.soojin menatap jinyoung dan tak berkata apa".. dia hanya tersenyum pada jinyoung.jinyoung menatap soojin lama sekali,,dia merasakan hari ini soojin tampak berbeda..jinyoung mengambil kursi di sebelahnya,,dan duduk di depan soojin.. soojin menatap jinyoung sangat lama,,hingga akhirnya dia bicara..
  "aku tak tau harus bagaimana... rumit" ucap soojin.
  "rumit?? apanya yang rumit,,bukan kah,,kau sangat pandai pelajaran bahasa inggris.??"
  "bukan pelajaran..aku bingung harus berkata apa??''kata soojin sambil menatap yesung yang tengah tertidur di mejanya.
  "yesung?? kenapa dengan nya??"tanya jinyoung,,sambil menatap namja tangah di lihat soojin.
  "ia,,bilang cinta padaku.."jawab soojin.
  "apakah kau mencintai nya??"tanya jinyoung.

  "mollayo.. aku memang mencintai nya,,tapi ntah kenapa?? berat hatiku berkata iya padanya.."jawabnya,,sambil melihat majahnya kembali.
  "yakin kan dirimu,, baru berkata itu padanya.. sekarang,, kerjakan soal bahasa inggrismu,, sebentar lagi istirahat.."jawab jinyoung,,sambil mengacak rambut soojin lalu pergy meninggalkan nya,,soojin terdiam sejenak,,lalu memperbaiki rambutnya,,ia menutup majalah nya lalu mengerjakan soal bahasa inggrisnya.jinyoung sekarang tengah duduk di bangku nya,,dadanya terasa sesak sekarang..
"apakah kau mencintainya soojin-ya?? ku harap tidak..." batin jinyoung.

* * *


sepulang sekolah,,soojin menatap buku nya dan berfikir sejenak,,ia menutup bukunya dan pergi pulang.dia menekuk wajah nya ke bawah dam menghampiri jinyoung yang tengan membaca pengumuman di papan pengumuman..
   "jinyoung-ah..!!" panggil soojin sambil terus menekuk muka nya ke bawah..
   “waeyo??” jawab jinyoung yang sambil melihat ke papan pengumuman.
   “aku harus bilang pada yesung sekarang…”
   “yesung??” Tanya jinyoung yang langsung menatap soojin tajam.soojin mengangguk dan berkata iya.
   “kau akan katakana apa padanya??”Tanya jinyoung.
   “kau bertanya,,apa aku mencintainya??”balasnya.
  “dan kau,,mencintai yesung??”Tanya jinyoung kembali.
  “aku tak percaya cinta pada pandangan pertama,,cinta itu butuh proses dan aku akan biarkan proses itu terjadi dengan berkata iya pada yesung..”
Jinyoung hanya terdiam mendengar soojin berkata.mulutnya terkunci.ingin rasanya ia bilang jangan pada soojin..namun apa daya..dada nya terasa sesak sekarang,,akal sehatnya tak berjalan dengan baik..
   “baik lah,,aku akan menemui yesung sekarang..annyeong,,”ucap soojin dan pergy meninggal khand jinyoung yang terdiam terpaku di depan nya,,
  “’apa yang terjadi?? Kenapa dadaku terasa sesak?? Apa aku mencintainya?? Jinyoung,, kau mencintai soojin??’’jinyoung berbicara pada dirinya sendiri.tanpa pikir panjang jinyoung berlari mengejar soojin yang sudah cukup jauh didepannya,,di lihatnya,,soojin sudah berada di bawah dan berdiri di depan loker,, jinyoung ingin menghampirinya,,namun soojin tengah berbicara dengan seseorang dan ternyata itu yesung. yesung tersenyum mendengar kata’’ soojin.
  “aku terlambat..”batin jinyoung,,.jinyoung mengutuk dirinya sendiri,,karna begitu lamban mencegah soojin..
Jinyoung berbalik dan bertemu soojin yang tengah menatapnya.soojin tersenyum penuh makna dan pergi meninggal kan jinyoung sendirian..
* *
“sudah tujuh bulan rasanya,,mereka jadian..”batin jinyoung.
Jinyoung memasuki gerbang sekolah,,dan mendapati sosok namja bersama yeoja yang tengah duduk di taman sekolah..
“mereka membuatku iri,,aku tak tahan kalau terus begini,,aku harus mengatakan perasaan ku pada soojin,,walaupun aku tau soojin tak akan menerimaku dam meninggalkan yesung begitu saja..”batin jinyoung..
* **

Soojin menyadari,,kalau fikiran nya sedang tidak focus saat menonton film.ia melihat yesung yang berada di sebelah nya,,ia bingun haeus berbuat apa lagi,,
“tak terasa sudah hampir satu tahun aku bersamanya,,dan aku merasa nyaman dengan nya,,tapi kenapa,,hatiku tak bergetar sama sekali saat aku bersamanya,,berbeda,,jika aku bersama jinyoung,,dia selalu membuat hati ku tak karuan..apa iya,,aku mencintainya??”batin soojin ..
“kau kenapa?? Kau pucat sekali.. apa kau sakit??”Tanya yesung,,sambil memegang tangan soojin..
“ani.. aku hanya sedikit lelah…”

“bagaimana,,kalau kita pulang saja??”Tanya yesung lagi..
“tak usah,, aku baik” saja,, kita akan pulang,, setelah film ini berakhir ya..” ucap soojin sambil meyakinkan yesung,, kalau dia baik” saja….

***

“soojin-ya…”panggil yesung.
“ne,,waeyo yesung??”
“aku ingin jalan’’,, bisa kah kau menemaniku jalan”??_”Tanya yesung.
“baiklah,,lagi pula aku tidak ada pekerjaan hari ini..”balas soojin sambil tersenyum.
“kalau begitu,,tunggu aku di gerbang sekolah,,nanti..”
“ne..”jawab soojin singkat.

****

Sepulang sekolah,,soojin menunggu yesung di gerbang sekolah,,hingga namja,,yang soojin tunggu datang.,.
 “annyeong.. kau lama menungguku??”Tanya namja itu.
“ani.. aku baru saja menunggu mu sepuluh menit…”jawab soojin sambil memandang jam tangan yang berada di tangan kanan nya.mereka berjalan ke sungai han sambil jalan’’..
***
Jinyoung tidak berjalan kearah pulang,,melain kan kearah sungai han,,ia ingat saat soojin dan jinyoung merayakan tahun baru sambil memain kan kembang api,,ia tersenyum mengingat kejadian itu..jinyoung mencari tempat duduk kosong dan duduk di tempat itu.ia menyapu semua pandangan kea rah sungai han,,hinga ia kaget karna pandangan nya tertuju pada sosok yeoja yang sangat ia kenal..ternyata dia soojin,,jinyoung beranjak dari tempat dudukny dan ingin menghampiri soojin yang tengah terduduk sendiri.namun tiba’’ yesung datang menghampirinya sambil membawakan 2 cup coklat hangat untuk soojin.jinyoung tak mau mengganggu nya,,namun pembicaraan soojin dan yesung membuat jinyoung tidak mau pergi,,dia memilih mendengarkan pembicaraan mereka dari balik pohon.
“aku tidak pernah berpikir dengan hubungan kita,, apa kau berpikir hubungan kita berjalan dengan lancar??”Tanya soojin pada yesung..
“aku pikir begitu,,tapi karna aku mencintaimu.. itu yang membuat ku yakin dengan hubungan kita..”jawab yesung sambil tersenyum.
“apa kau benar’’ mencintaiku??”Tanya soojin yang kini menatap yesung dalam’’…
“apa kau meragukan ku??”  Tanya yesung,,,
“ani..”jawabnya singkat..
“jika aku tidak mencintaimu,,tentu aku tidak akan berjuang demi cintamu itu..’’ucap yesung..
  Soojin hanya tersenyum mendengar kata’’ yesung,, jinyoung merasa sekarang soojin sudah mulai mencintai yesung,,dan kini jinyoung sudah merasa kesempatannya sudah hilang..tiba’’ soojin berkata..

“aku selalu yakin pada,,cinta itu butuh proses,,aku tak percaya love at first sight.dan udah hampir satu tahun lebih kita ngejalanin ini.. tapi,,mianhae…. Aku nggak dapat rasa cinta itu dari kamu..”
Soojin berkata itu dan benar saja,, ekspresi yesung tak bisa di tebak,,jinyoung terkejut mendengar kata” soojin.
“apa kau mencintai yang lain??”Tanya yesung.

“aku tak pernah tau,,apa itu cinta,, tapi dari proses itu,, dan aku berpikir itu cinta..”jawab soojin,,pandangan nya menerawang jauh..

“apa itu jinyoung??”
jinyoung terkejut,,mendengar namanya di sebut,,dia berdebar menunggu jawaban soojin..hingga cukup lama,,soojin berkata..
“ne… mianhae yesung..”
“aku tau itu,,tapi aku masih ingin kau tau,,aku benar’’ mencintaimu,,dan aku berharap,,untuk kedua kalinya,, kita bisa bersama lagi..” ucap yesung,,
“semoga saja yesung..”
Yesung tiba” memeluk soojin sangat erat,,soojin mengetaui hal itu dan membalas pelukan yesung..dalam pelukan nya yesung berkata..

“ku mohon,, bersenang-senang lah kau denganya.. kalau tidak,, kau telah membuatku menyesal seumur hidup,, karna telah melepaskan mu untuknya..”
Soojin tersenyum,, lalu mengagguk Tanda iya,,lalu yesung pergi meninggalkan soojin..soojin menghela nafas panjang,, dan berkata,, “kau sudah melakuan yang terbaik park soojin..”
Tiba’’ seseorang memeluk nya dari belakang,,dan ternyata itu jinyoung..
“aku tau kau mencintaiku juga,,”ucap jinyoung
“tapi karna aku tak tau apa itu cinta..”balas soojin..
Jinyoung membalikkan badan soojin agar menghadap kearah nya.
“kau bilang,,cinta itu butuh proses,,dan kau tau,,hubungan kita selama ini cukup buat proses untuk kita…. ”ucap jinyoung.
Soojin terdiam mendengar kata” jinyoung ..
“jangan buat hatimu bingung dengan logika’’ yang kamu buat sendiri,, cinta tak butuh itu,, cinta hanya meminta hatimu,, just ask your heart..”sambung jinyoung dan kata’’ itu berhasil membuat soojin tak bisa membendung air mata lagi..ia memeluk jinyoung sangat erat..dan berkata.. “selama ini aku terlalu bodoh,,karna selalu berpikir dengan logika aku sendiri..’’

Soojin melepas pelukan nya..
“kau benar jinyoung,, love doesn’t need logic for understand..karna cinta …….. just ask your heart…’’
                      “I love you jung jinyoung……”
                              ______end_______

park soo jin ==> love is ouch (2ne1) & lonely..jung jinyoung ==>sky,,only one (b1a4)
kim jong woon ==> why i like you (super junior)

itu ff dre echa my kyeopta chingu ^^,, echa berharap kalean suka.. =) sekian kamsahambnida ^^

Minggu, 27 Juli 2014

"Kutunggu Kau Di Gerbang Sekolah" (School Romance)





Author  : Ferisma (My self)
Gendre   : School romance,comedy

Ini adalah FF pertama saya :)) sebenarnya ini adalah naskah drama,saya mmbuat naskah ini karena tugas yang diberikan oleh guru seni budaya sauya di sekolah yang mewajibkan siswanya untuk membuat naskah film perorang,agar nantinya di seleksi untuk selanjutnya di angkat menjadi film produksi sekolah. . nah tapi kali ini saya pengen share naskah ini ke temen bloggers semua :D Agar sedikit banyaknya dapat menghibur :)

Tokoh utama di drama ini adalah gongchan B1A4 sebagai HATAKE & Iu sebagai NEIKO KUN :)

makn penasran kann?? hhehe langsung aja check it out . . (sok inglis) xD xD

 
penokohan :
    Neiko             : protagonis
    Hatake            :protagonis
    Kim Hyorin    : antagonis
    Mitsuke           : protagonis
    Iruno              :protagonist
    Yunkon           :tirtagonis
    Ayah neiko     :tirtagonis
    Ibu neiko        :tirtagonis
    Uzumke          : tirtagonis

Karakteristik tokoh :
    Neiko                : gadis yang polos,cantik,baik,murah nangis (cengeng),pencemas,murah tersenyum
    Hatake            : cowok yang keren dan tampan,pendiam,murah senyum,ramah,baik hati. Suka bermain  bola ketimbang basket

    Kim hyorin      : angkuh,manja karena hanya anak semata wayang,menghalalkan sega cara untuk mendapatkan semua yang diinginkannya ,walaupun sebenarnya dia adalah anak yang baik.

    Mitsuke            : gadis yang agak tomboy,cantik,dingin di luar lembut di dalam,baik hati,punya jiwa pelindung.

    Iruno                : baik,cantik,lemah lembut,setia.
    Yunkon             : baik,ramah,peduli terhadap teman,dan punya selera humor yang tinggi.
    Ayah                : cemasan,dan lumayan sibuk.
    Ibu                    : cemasan dan baik hati.
    Uzumake          : keren,gagah,baik dan murah senyum.




Bruakk!! Bangun dan kerjkan tugas mu~! (Teriak guru yang memecah keheningan kelas yang tenang mengerjakan tugas pada saat itu. .)
Mitsuki : (terkejut  Karena syok dengan hantaman yang di luncurkan sang guru kemejanya) urrmmm. . (sibuk membersihkan air liur yang berserakan di bibirnya) tugas? Oh iya tugas. .baiklah akan ku kerjakan (dengan nada yang sedikit lemas)
Iruno    : hei mitsuki~! (meneriakinya dengan sedikit berbisik di belakag guru yang berjalan melewatinnya) tertidur lagi ya? Pasti kau terlalu kelelahan. . kenapa kau paksakan bersekolah. . kan kau bisa minta izin untuk tidak  hadir beberapa hari karena latihanmu itu .  .
Mitsuki : akhh. .sudahlah. . tidak apa-apa. . aku hanya ingin merasakan rasanya hari pertama masuk SMA.lagi pula aku juga ingin pintar. .aku sudah muak seperti ini,sejak SMP ketinggalan pelajaran terus. . .
Iruno    : oh,baiklah. . tapi ingat ya mitsuki,jangan terlaluu di porsir,nanti kau bisa sakit. .
Mitsuki : yap~!! hoii iruno~!kau ada pena tidak? Kotak pensilku tinggal nnih. .
Iruno    : maaf mitsuki. .aku hanya membawa satu buah pena hari ini. .  (wajah cemberut)
Neiko    : ini aku ada pena untukmu. . ambilah. . (memberikan pena pada mitsuki yang berada di depannya)
Mitsuki            : (menoleh kebelakang) hmm. . baiklah terimakasih. . tapi siapa nama mu? (mengambil pena di tangan mitsuki )
Neiko    : neiko kun. .
Mitsuki            : mitsuki isuma,sekali lagi terimakasih ya~ (tersenyum)
#kantin sekolah
Neiko  : ( sedang sarapan, datanglah iruno dan mitsuke)
Mitsuki : permisi,boleh gabung?
Neiko : boleh. .
Iruno  : terimakasih.  .
Neiko  : (tersenyum)
Mitsuki : neiko,makanmu sedikit sekali kau diet ya?
Neiko  : tidak,aku tidak diet,
Mitsuki            : kalau begitu makanlah yang banyak (menambahkan beberapa sendok nasi ke piring neiko)
Iruno :iya,makanlah yang banyak. .. ini ayo buka mulutmu. . (menyuapkan neiko sepotong udang)
Neiko : (tersenyum sungkan dan pasrah akan apa yang dilakukan oleh mereka,membuka mulutnya membiarkan iruno memasukkan sepotong udang mulutnya)
Iruno : (tertawa riang)
Mitsuki : iya begitu (sambil mengusap-usap pundak neiko)
Neiko : (tersenyum. .)
Hatake : (lewat dan melihat mitsuki),hei mitsuki hai iruno hhai neiko~
Mitsuki : (terkejut melihat hatake dan langsung berdiri menepuk pundak hatake) hoii hatake~ apa kabar?
Hatake : kabarku baik. . bagaimana dengan mu? Dan basket mu itu?
Mitsuki : akh,kabar kami baik. .basketku juga baik. . .sebentar lagi akan ada pertandingan. . kau datang ya?
Hatake :tentu
Iruno : hoi hatake~ kenapa aku jarang sekali melihatmu? Kau d lokal mana?
Hatake: aku di lokal sains 4,jaraknya dua lokal dari kelas mu. .
Iruno :ohh,jadi kau di situ ya. . pantesan saja aku jarang sekali melihatmu. .
Hatake : baiklah aku akan sering-sering main kelokal mu. .
Iruno : baiklah. . akan ku ingat itu slalu. .
Hatake : its oke. . . udah dulu  ya. . bye itsuki bye iruno bye n. .. neiko~
Mitsuki : haik~ da daaaaa  (melambaikan tanganya dengan heboh)
Hatake : (tertawa kecil melihat tingkah lucu temannya itu,lalu iya melihat neiko,tawannya berubah menjadi senyuman manis. . )
Neiko : (tidak sengaja menatap mata hatake,lalu ia menundukan kepalanya)
Mitsuki: lho,neko~? Kenapa wajahmu memerah? Kau alergi udang ya atau kau kepanasan??
Iruno : (sibuk mengipasi neiko)
Neiko : (hanya diam)


#di kelas XI Sains 1
Mitsuki : adooooooh,aku tidak bisa mengerti dengan materi ini (mengeluh pada iruno yang berada di seberang kanan sebelah bangku tempat ia berada)
Iruno : mitsuki, kau mengeluh kepadaa ku pun tidak akan mengurangi masalah mu itu. .  karena aku juga lemah dengan bidang studi ini dan aku juga tidak punya solusinya (ikut mengeluh pada mitsuki)
Mitsuki : akkhh. . (menempelkann kening pada mejanya)
Guru : (sibuk menjelaskan materi di depan)

Kriing 1 jam pelajaran fisika pun selesai,waktunya jam olah raga bagi mereka.. 

#di kelas hatake
Hyorin: hatake~ sudahkah kau nonton vcd naruto episode 235? Aku sudah membelinya lho. . ya,memang sekarang bukan jadwal keluarnya episode naruto yang terbaru. . tetapi ayahku membelikannya langsung dari negeri sakura sana. .langsung dari pusatnya,jadi lebih cepat. . ngomong-ngomong episode yang sekarang ini sangat menarik. . semua rahasia di episode sebelumnya itu terungkapkan. . jadi kapann kau akan berkunjung k erumah ku? (menunggu jawaban hatake) Hatake? Kau mendengarku tidak?? (melihat ke luar jendela yang juga berada tepat di samping bangkunya,ia lalu terdiam beberapa saat hingga hatake baru menyadari kalau selama ini ia berbicara padanya )
Hatake: (menoleh kebelakang) oh,apa tadi? oOh. . kapan-kapan aku akan berkunjung ke rumah mu (kembali tersenyum kecil melihat keluar jendela,di lapangan bola tampak neiko dengan tingkah lugunya bermain bola berdua dengan mitsuki dan tampak hyorin berlari kearah mereka berdua membawakan beberapa minuman berwarna orange)

Latar waktu : waktu pulang sekolah
Neiko dan mitsuki di gerbang sekolah

Neiko: mitsuki, di mna iruno?
Mitsuki : iruno? Oh dia barusaja di jemput seseorang yang tidak aku kenal.tetapi,kelihatannya dia  senang sekali di jemput oleh orang itu. .
Neiko: hmm,baiklah. .

Tiit ntiiiiiiiiiiit

Mitsuki : (terkejut dengan seseorang yang menghampirinya menggunakan Honda sport jaket kulit dan helm hitam )
Mitsuki : p. . p. .perampoook~ (berteriak dengan histeris)
Neiko    : mana? Mana perampok?

Lalu tiba-tiba yang berkendara Honda sport itu membuka helmnya lalu tampaklah seorang lelaki putih tmpan dan gagah . .

Izumake : sssssstttttt,heh mitsuki kau kira aku perampok? ? enak saja kau bilang aku perampok mana ada perampok yang setampan aku. .(menampilkan senyuman angelnya)
Mitsuki   : i. . izumake? Berusaha menyebunyikan wajah kemerahanya. .
Izumake : hei,tunggu apalagi?? Ayo ku antar kau pulang. .
Mitsuki   : neiko? (memandang neiko merasa segan meninggalkannya sendiri)
Neiko       : tidak apa mitsuki. . pergilah aku sudah biasa berjalan pulang sendiri. . malahan dulu lebih jauh dari ini. . (berusaha meyakinkan mitsuki walaupun sebenarnya ia adalah gadis yang sangat penakut,dan rumahnya yang duluu tidaklah jauh dari sekolah)
Mitsuki    : mohon maaf ya neiko. . tapi benar ya kamu tidak apa?
Neiko       : ya tidak apa (tersenyum lebar)
Mitsuki     : baiklah sampai  jumpa neiko . . (menaiki motor sport itu lalu pergi sambil melambaikan tangannya dengan mimic wajah cemas)
Neiko        : (tterus menunjukkan senyumanya sehingga terlihat gigi kelinci mungil putih berjejer rapi di bibir pinky miliknya itu dan terus melambaikan tangan pada mitsuki berlagak kalau dia adalah gadis yang pemberani hingga mitsuki tidak terlihat lagi di ujung jalan di pinggir sekolahnya itu. Lalu ia melanjutkan perjalanannya)
Hatake     : neiko? (Tiba-tiba telah berada di sampingnya dengan membawa sepeda berwarna putih seperti warna kesukaan neiko)
Neiko    : h. .hatake?? kenapa kau di sini?
Hatake : seharusnya aku yang bertanya seperti itu pada mu. . kenapa gadis sepertimu berjalan sendiri di jalan yang tidak aman seperti ini?
Neiko    ; a..aku. .
Hatake : ayo naik. . mari ku antar kau pulang. .
Neiko    : ttapi rumah ku jauh. .
Hatake : tak apa. . aku suka olah raga dengan bersepeda saat pulang sekolah. .
Neiko    : benarkah?? Tapi . . tetap saja merepotkan mu. .
Hatake : neiko,aku akan lebih memilih mengantarmu walau pun rumah mu 3 km jaraknya di banding aku harus melihatmu berjalan kaki sendiri di jalan yang belum tentu aman seperti ini. .
Neiko    : h. .hatake (melihat hatake dengan tatapan polos)

Lalu akhirnya neiko tidak berani menolak tawaran hatake,ia pun menaiki sepeda putih milik hatake itu lalu hatake mengantar neiko ke rumahnya kebetulan cuaca pada saat itu berangin . . dedaunan pohon sakura yang berguguran pun berterbangan dengan lembut kearah mereka. . menciptakan suasana yang menenangkan. .

Neiko : itu rumah ku hatake. .
Hatake : baiklah. .
Neiko    :(turun dari sepeda hatake) a. . apa kau mau mampir kerumah ku dulu? Untuk meminum beberapa cangkir teh hangat??
Hatake : tidak usah. . terimakasih neiko ,kebetulan aku membawa bkal minuman hari ini. .
Neiko    : baiklah. .terimakasih banyak hatake sudah mau mengantarkanku pulang. .
Hatake  : ah. . tidak apa.. aku pulang dulu ya neiko..
Neiko   : baiklah hatake. .
Hatake   : (tersenyum sambil membawa sepedanya menjauhi halaman rumah neiko)



#Malam hari di rumah neiko
Neiko : sebentar lagi akan ada ujian semester. .kasihan sekali  mitsuki,ia banyak ketinggalan pelajaran. .aku harus membantunya (dengan suara polosnya ia pun membuatkan ringkasan materi pelajaran yang di anggap mitsuki temanya itu susah. . dengan tulisa tangannya itu ia pun membuatkannya. . lembar demi lembar ia tulis hingga 1 buku tulis penuh pun terselesaikan olehnya,ia kelelahan membuat buku ringkasan itu,lalu tanpa di sadarinya ketika sedang menulis ia tertidur pulas)

Esok paginya di kelas XII ipa 1
Neiko memasuki kelas,lalu ia melihat hatake yang berdiri di dekat meja mitsuki dan mengobrol dengan iruno. . neiko berjalan mendekati mejanya yang berada di belakang meja mitsuki sontak mereka berhenti mengobrol.lalu. .

Hatake            : selamat pagi neiko,,(tersenyum)
neiko               : selamat pagi juga hatake (membalas senyuman yang di lontarkan hatake kepadanya)
mitsuki            : kemaren. .soal yang kemaren. . apa ada orang yang mengganggu mu di jalan?
Neiko              : aku. .aku
Hatake            : aku mengantarkannya pulang. .
Mitsuki            : benarkah hatake?
Hatake            : iya. . dan rencananya kalau neiko tidak keberatan,aku akan terus mengantarkanya pulang..
runo                : wah syukurlah.  .sekarang kami tidak perlu cemas memikirkan neiko yang pulang sendirian. .
mitsuki            : iya. . yang iruno bilang itu benar. . mulai saat ini kita ga bisa lagi pulang bareng neiko. . karna sepertinya bakal ada orang yang selalu jemput kami pulang sekolah setiap harinya . . dan kami juga sepertinya tidak bisa menolak niat baik mereka. . kami harap kau mengerti neiko.. .
iruno               : iya,jadi terimakasih yang sebesar-besarnya buat hatake..
neiko                : hmm. . iya aku bisa mengerti akan hal itu .. .dan hatake,maaf kalau aku setiap hari akan selalu merepotkan mu. .
hatake             : tidak apa. . aku hannya tidak bisa membiarkan seorang gadis seperti mu  berjalan pulang sekolah sendirian di jalan yang sepi dan belum tentu aman seperti ini. .
neiko               : hhatake~
hatake             : tersenyum kepada neiko. 

Kriiing. . bel berbunyi. Guru matematika bergegas masuk ke local. .
Hatake              : daaah. .aku pergi dulu ya. . (berusaha keluar lebih dulu sebelum sang guru maatematika memasuki kelas sebelum ia keluar)
Guru                 : selamat pagi anak-anak , mari kita lanjutkan materi yang kemaren. .  mitsuki ? kenapa kau bermenung pagi hari seperti ini?
Mitsuki            : astaga ! (terkejut)maaf buk~
Guru               : tunggu apa lagi? Buka buku cetak mu sekarang. .
Mitsuki            : baiklah bu. .(membuka bukunya dengan lesu)

Keluar main di kelas. .
Neiko              : mitsuki ?
Mitsuki            : iya,kenapa neiko ?
Neiko              : aku. . aku membuatkan ini untuk mu. . (mengulurkan sebuah buku kepada neiko,yang di cover depannya tertulis “keep spirit”)
Mitsuki            : (setelah menerima buku itu mitsuki dengan segera melihat isi buku itu) kau benar-benar membuatkan ini untukku? Terimakasih bannyak neiko (sontak memeluk neiko) ternyata kau sangat perhatian pada ku. .

Lonceng pun berbunyi,neiko segera menduduki bangkunya yang berada di belakang bangku mitsuki.
Neiko              : mngambil sebuah lipatan kertas yang tergeletak di mejannya itu ia membuka lipatan kertas itu dan tertulis di dalamnya:

Bel pulang sekolah pun berbunyi, di gerbang sekolah berdiri hatake yang tersenyum manis sambil menunggu neiko. .
Hatake            : hai neiko .  .
Neiko              : hai hatake. .
Hatake            : ayo
Neiko              : baiklah. .

Hatake mengantarkan neiko pulang kerumahnya,,di setengah perjalanan pulang ban sepedah hatake kempes,karena cuaca pada saat itu sangat panas mereka berteduh di bawah pohon yang berada di bukit itu. . sambil menunggu hatake memperbaiki ban sepedahnya itu..neiko menikmati pemandangan yang tampak dari pohon di bukit itu. .
Neiko              : (tersenyum sambil menikmati angin yang sepoi-sepoi yang berhembus ke arah mereka)
Hatake            : (duduk di samping neiko) hhh. .
Neiko              : hatake? Bannya sudah selesai?
Hatake            : sudah dong,itumah urusan gampang hhehe  (tertawa kecil karena meyakinkan pada neiko bahwa dia itu multi talenta)  
Neiko              : (ikut tertawa kecil) hatake badan mu basah kuyup dengan keringat.. . ini pakailah ini(neiko memberikan sapu tangan pinky miliknya)
Hatake            : terimakasih neiko (mengambil sapu tangan milik neiko)
Neiko              : ini minumlah (ia juga menawarkan bekal air minum yang botolnya itu ada gambar hello kitty) tapi tunggu dulu, (ia mengusap pinggiran mulut botol minumnya itu dengan bajunya,lalu menyodorkan pada hatake dengan senyuman lucu)
Hatake            : ( tercengang dengan yang di lakukan neiko,ia pun tertawa melihat senyuman neiko itu,ia langsung meminum bekal air minum milik neiko itu)
Setelah itu mereka melanjutkan perjalanan pulang hingga tibalah mereka di rumah neiko,terlihat  ayah neiko yang sedang  duduk tepat di beranda rumah neiko. .
Neiko              :terimakasih hatake telah mengantarkan ku pulang. .
Hatake            :iya neiko
Ayah               : neiko, tumben jam segini baru pulang,itu syapa neiko?
Neiko              : itu hatake yah,teman sekolah ku. .
Ayah               : oh jadi ini hatake yang selalu di bicarakan ibu mu itu,kata ibumu ia selalu mengantarkan mu pulang ,lalu kenapa tidak kau bawa masuk?
Hatake            : tidak usah om,terimakasih saya langsung pulang saja. .
Ayah               : terimakasih ya hatake,maaf sudah membuat mu repot. . oom tidak bisa menjemput neiko om hanya bisa mengantarkannya pergi sekolah,hanya hari ini saja oom pulang lebih awal,itupun karena ada hal yang mendadak di kantor om. .sekali lagi terimakasih ya hatake,om akan merusaha tidak membuatmu repot lagi,hati-hati di jalan. .
Hatake            : ohh tidak apa-apa kok om,saya pulang dulu om. . neiko aku pulang dulu. .
Neiko              : baiklah,terimakasih hatake,hati-hati ya. .
Hatake            : iya. . (pergi menjauh dari rumah neiko dengan membawa sepedahnya)

Esok paginya di sekolah. .
Neiko memasuki kelas
Hatake            : waah. .ibu guru datang. .
Mitsuki            : neiko buku mu itu benar benar telah membantu ku. . lihat,aku mendapat nilai ulangan yang bagus. .
Iruno              : kau benar benar hebat ya neiko
Hatake            : aku rasa lebih baik kau saja yang jadi guru kami neiko. .
Neiko              : (tersenyum segan)

Ketika jam istirahat sekolah,terlihat hyorin yang sedang mendengarkan music dengan memakai earphone di halaman belakang sekolah,lalu ia melihat teman selokal neiko yang lewat di depannya namanya yunkon,hyorin dengan segera melepaskan earphone yang masih berada di kepalanya itu dan berdiri. .
Hyorin            : tunggu (menarik tangan yunkon)
Yunkon           : (sontak ia terkejut,namun ketika berbalik  ia jadi Ge-er karena mengetahui hyorin menggenggam tangannya) h. .hyorin. . (melihat tangannya yang masih di genggam oleh hyorin)
Hyorin            : (heran dengan ekspesi yang di tunjukkan Yukon,lalu ia terkejut kalau tangannya tanpa sengaja menggenggam tangan yunkon,lalu ia melepaskannya dan mengusapkan tangannya ke kain rok miliknya berusaha membersihkan tangannya itu)
Yunkon           : ada apa hyorin? Tumben sekali kau mau bicara dengan ku,semenjak lulus SMP . . aku lihat kau menjaga jarak dari ku. .
Hyorin            : diamlah,aku tidak mau dengar tentang hal itu,jangan bahas itu lagi. . lupakan saja.
Yunkon           : huh,sombong sekali. . ternyata dari dulu kau tidak berubah ya,baiklah kalau begitu aku pergi dulu.
Hyorin            : eh tunggu dulu,kau sekarang selokal kan dengan neiko?
Yunkon           : iya,kenapa?
Hyorin            : ceritakan semua yang kau tau tentangnya. .
Yunkon           : males akh,sama yang laen aja, lagian juga apa untungnya buat ku. .
Hyorin            : ayolah konkon kau pasti mau membantu ku kan? Aku tau itu. .
Yunkon           : ternyata kau masih ingat nama panggilan itu. . dan kau masih ingat tentang Aku. .. baiklah,aku akan membantu mu. .
Hyorin            : begitu dong (tersenyum sedikit sinis)
Yunkon           : begini,sebenarnya neiko itu orang baru di sini. . dia belum begitu kenal dengan daerah sini. . dengar2 ayahnya hanya mengantarkanya ke sekolah kalau pulang sekolah biasanya dia jalan kaki dengan teman2nya itu padahal rumahnya lumayan jauh dari sekolah,tapi entah mengapa akhir2 ini aku tidak melihatnya jalan kaki lagi pulang sekolah,tapi aku melihat hatake bersepeda di dekat rumah neiko itu,dia senyum2 sendiri gitu aku jadi heran sama hatake,padahal rumahnya gak di situ lho kenapa dia di dekat situ saat pulang sekolah senyum2 sendiri pulak lagi tuh. . iiih,hatake dari dulu memang aneh udah pendiam,lumayan pintar tapi tak sepintar diriku (menyombongkan diri) trus dia sok cool,sok tampan dan tak setampan diriku hhhh dari dulu aku heran sama dia. . dia tu memang saingan terberat aku. . dimana2 banyak pengemarnya. . mungkin karna itudari dulu  kau mengejar2 nya kan hyorin?? ( Menoleh ke samping. . ternyata hyorin sudah menghilang entah kemana. . ) tuh kan,hyorin dari dulu kayak gitu. . suka ninggal-ninggalin aku. . padahal apa cobak kurangnya aku. .hemmmehh (mengoceh sendiri di bawah pohon itu)
Tak lama kemudian lewat dua orang cewek di dekat pohon itu,mereka heran dengan si yunkon itu karna ngoceh sendirian nggak karuan gitu di bawah pohon,
Dua cewek     : (berjalan melewati yunkon dan ketawa miris sambil berbisik2 berdua melihat yunkon)
Yunkon           : kenapa kalian berdua? Nggak pernah nengok orang ganteng ya?? Mau mintak tanda tangan?? Kalo sekarang gak bisaa,aku lagi sibuk latihan buat syuting nih,jadi sorry ya. .
Dua cewek     : (tetap berjalan menjauhi yunkon yang tidak waras itu sambil menjawab) “Uwwaaeeeek ~!”
Bel kembali berbunyi,menandakan waktunya pulang sekolah. . seperti biasa hatake selalu stand by menanti neiko di gerbang sekolah dengan sepedahnya itu. . kali ini ia melihat neiko yang berjalan tertatih menuju gerbang sekolah. .namun ia tetapsaja tersenyum.  .
Hatake            : neiko kau kenapa?
Neiko              : tidak kenapa-napa. .
Hatake            : aku mau membeli bola kaki dulu apakah kau mau menemaniku sebentar saja,setelah itu kita langsung pulang. .
Neiko              : tentu saja J
Mereka pergi ke pasar yang letaknya tidak jauh dari sekolah mereka itu. .lalu ketika mereka berjalan. . menuju toko perlengkapan olahraga. .
Hatake            : lho,neiko sepatu mu kenapa (ia melihat sol sepatu neiko yang telah ternganga dan terkulai-kulai)
Neiko              : (Karena ketahuan dengan kondisi sepatunya yang tak layak pakai itu,ia langsung diam dan tersenyum miris ) hheh. .  anu.  ..ini karna tadi di sekolah. .
Hatake            : (hatake langsung melepaskan sepatu neiko dan menarik tangan neiko membawa neiko masuk ke dalam toko sepatu yang terletak di samping toko peralatan olahraga itu. .)
Neiko              : ha. .hateke apa yang kau lakukan (menarik tangannya yang di genggam kuat oleh hatake ke dalam toko itu)
Hatake            : kak ada sepatu sekolah ukuran 28? (menunjukkan sepatu neiko ke kakak SPG toko itu yang solnya telah terkulai-kulai)
Kakak SPG      : ada.. tunggu bentar ya adek ganteng. .
Neiko              : adek ganteng?
Hatake            : ssttttt (tersenyum pada neiko) nah,kau duduk diam saja di sini (menarik tangan neiko ke kursi di dekatnya,menyuruh neiko duduk di situ)
Neiko              : arrmm. .hatake, tak usah lakukan ini. .kembalikan saja sepatu itu padaku. .sepatu itu hanya perlu di lem sedikit saja. . (berusaha berdiri mengejar kak SPG yang membawa sepatunya itu)
Hatake            : sssssttttt . . (menarik kembali tangan neiko dan menyuruhnya duduk di kursi itu lagi)
Neiko              : (duduk diam dan hanya pasrah melihat sepatunya itu)
Lalu kakak SPG datang membawakan sejumlah sepatu sekolah berbagai model. .
Hatake            : (melihat sepatu sekolah yang ada gambar hello kittynya,tanpa rasa ragu ia langsung mengambil sepatu itu dan memasangkanya ke kaki neiko) nah. . bagaimana? Pas tidak?
Neiko              : (mengangguk-anggukkan kepalanya,dia tak bisa berkata banyak karena sebenarnya dia benar benar suka dengan sepatu yang dipilih hatake itu)
Hatake            : baiklah. . (hatake menuju kasir dan membayar sepatu itu)
Neiko              : (berjalan mendahului hatake ia tiba lebih cepat di kasir di banding hatake) berapa kak?
Kak Kasir        : Rp.500.000 dek.
neiko               : (neiko langsung membongkar tasnya,sebenarnya neiko hanya membawa uang sedikit waktu itu.. neiko pun mulai berkeringat dingin)
hatake             : ( menarik neiko yang sedang sibuk mengutak-atik tasnya,hatake pun membelakangi neiko) ini kak uangnya (memberi sejumlah uang pada kak SPG)
neiko               : (berhenti membongkar tasnya diam dan pasrah)
kak SPG          : ini dek kembaliannya. .
hatake             : terimakasih. .
kak SPG          : sama-sama,lain kali kesini lagi ya adek ganteng. .
hatake             : (tersenyum dan menarik neiko keluar toko,ia menyuruh neiko menaiki sepedahnya) ayo kita pulang. .
neiko               : (pasrah menaiki sepedah hatake)
            mereka pun pulang. . neiko memandangi sepatu baru yang langsung dipakainya itu,lalu ia melihat toko peralatan olahraga yang mulai jauh. . “hatake membelikanku sepatu baru,padahal uang untuk  beli sepatu ini untuk membeli bola kaki idamannya. .neiko bodohnya dirimu”  gumam neiko di dalam hati. .
neiko               : (iya menunduk lesu)
hatake             : tak apa neiko,aku senang bisa membelikanmu sepatu. .
neiko               : (diam saja)
Akhir – akhir ini mitsuki dan iruno tidak sedekat waktu dulu dengan neiko,itu karena adanya gosib yang menyebar dengan cepat di sekolah. .. mereka semua berkata kalau yang membeberkan gosib kotor seperti itu adal teman mereka sendiri yaitu neiko. .  sehingga mitsuke dan iruno selalu di hujani hujatan,setiapkali mitsuke melihat neiko. .neiko langsung menghindar. .neiko tidak berani menjelaskan yang sebenarnya pada mereka berdua. . hingga pada suatu saat mitsuke duduk bermenung sendirian di suatu tempat yang di situ terlihat pemandangan dan jembatan yang indah. .
Mitsuki            : (duduk bermenung)
Yunkon           : mitsuki. . kau kenapa? Apakah akhir-akhir ini ada masalah yang memberatkanmu?
Mitsuki            : akkhhh.. .tidak apa-apa,aku baik saja. . (ttersenyum meyakinkan kalau dirinya tak ada masalah)
Yunkon           : sudahlah,jangan berbohong pada ku,aku tau kalau bukan karena ada hal yang menggangu  pasti tak akan datang kesini. .
Mitsuki            : hhhh (tertawa kecil) baiklah,aku mengaku. . aku ada masalah yang lumayan menggangu pikiranku akhir-akhir ini..  kau tau gosib hina itu kan?
Yunko                         : ya,aku tau. .
Mitsuki            : apa kau percaya??
Yunkon           :tentu saja aku tak percaya,aku telah mengenalmu sejak lama. .kau bukanlah wanita yang seperti itu. .dan aku juga tak percaya kalau yang membeberkannya itu adalh neiko. .
Mitsuki            :hhhh ternyata tidak aku dan iruno saja yang berfikiran seperti itu. . tapi yang aku herankan.. kenapa neiko selalu menghindar jika bertemu dengan ku. .
Yunkon           : aku rasa,dia masih trauma dengan gosib itu. . dia adalah gadis yang polos
Mitsuki            : (mendengar perkataan yunkon tentang neiko mitsuki langsung tersenyum) iya,dia adalah gadis yang polos terkadang karena kepolosanya itu aku jadi ingin selalu melindunginya. .


Sementara itu toilet sekolah. .
Neiko berada di toilet sekolah,ia mencuci tangan di toilet sekolah,tak berapa lama kemudian datanglah dua orang siswa perempuan yang memasuki toilet itu sambil berkata. .
Karin               : eh,hyuna kau dengar tidak tentang mitsuki dan iruno,kabar ini benar2 gempar di sekolah. .aku dengar teman barunya itu membeberkan kalau mitsuke itu bukanlah wanita baik-baik,dia dan iruno sering keluar dan keluyuran di malam hari seperti kupu2 malam. .
Hyuna             : aku sudah curiga dengan mereka sejak awal,lihat saja tampang mereka. . ihh

Mereka tidak menyadari kalau ada neiko di toilet itu,mendengar perkataan mereka neiko tidak berlama-lama diam. . .

Neiko              : aku mohon,tarik kembali ucapan kalian. .itu semua tidak benar (mulai menangis) aku mohon tarik kembali ucapan kalian (sambil menarik-narik pakaian Karin)
Karin               : (mendorong neiko hingga terjatuh) apa-apaan kau ini,berani sekali kau menyentuh ku. . jijik,kau pasti tidak jauh berbeda dengan kedua teman mu itu kan. .
Hyuna             : kenapa kau marah,bukankah itu semua berasal dari mulut mu sendiri. . .

Sementara mereka sedang cek-cok di dalam toilet,ternyata toilet mulai di penuhi oleh sejumlah siswa yang penasaran akan apa yang terjadi di dalam toilet,sementara itu. . yunkon berlari ke dalam kelas memberi tau hatake tentang apa yang barusan terjadi. .

Yunkon           : hatake~!! (berteriak sambil terengah-engah di dalam kelas karena barusaja berlari) di toilet cewek,aku mendengar ada neiko yang sedang cek-cok dengan anak local sebelah. .
Hatake            :mendengar hal itu,hatake langsung berlari ke toilet

Hatake melihat apa yang terjadi,dan segera berlari mencari mitsuki dan iruno. .

Yunkon           : hatake. .kau ke mana?
Hatake            : aku mencari mitsuke dan iruno,karna hanya merekalah yang bisa meyelesaikan masalah ini. .

Beberapa detik kemudian,mitsuke dan iruno berlari kearah toilet putrid,mereka langsung menerobos kerumunan siswa yang menghambat jalan ke toilet. . setibanya di dalam toilet. .


Bruuuuaakk. .
Pintu toilet terhempas oleh mitsuki. . Karin dan hyuna pun terkejut dengan hempasan pintu itu. .
Dengan sigap iruno langsung memopoh neiko untuk berdiri. .
Mitsuki            : (menarik kerah baju Karin,hingga Karin terangkat ke tembok toilet) katakana,siapa dalang di balik semua ini??
Karin               :  tentu saja teman mu itu neiko. .
Mitsuki            : (menarik kerah baju Karin,hingga harin terangkat lebih tinggi) jangan bohong!! Aku tau bukan neiko  selama ini dalangnya!! (nada mulai tinggi)
Karin               : (wajah nya mulai memucat) hyo. . hyorin . . tapi,ku mohon jangan sampai dia tau kalau aku yang membongkarnya. .
Mitsuki            : (ia langsung menjatuhkan Karin dari engkramannya,tanpa memperdulikan Karin dan hyuna,ia dan iruno yang sedang memegang neiko langsung meninggalkan toilet )
Latar               : di atas gedung sekolah. .

Neiko duduk di sebuah kursi. .

Mitsuke           : neiko kenapa selama ini kau menjauh dari kami ?
Neiko              : aku. .aku kira kkalian marah dengan ku. .
Iruno              :kami tidak marah dengan mu neiko,kami tau semua ini bukanlah kamu dalangnya. .
Neiko              : maafkan aku,aku hanya kesepian.  .
Mitsuke           : kenapa kau kesepian,kita kan teman. .kau bisa datang dan curhat dengan kami kapan pun kau mau,kami akan selalu ada untuk mu. .
Neiko              : kita teman??
Iruno              : iya,kita teman. .dari pertama jumpa kita adalah teman. .
Neiko              : (tersenyum)



Di kelasnya hatake. . .

Hyorin duduk di bangkunya sambil bermenung mengingat yang di katakan yunkon tentang neiko kepadanya,ia sempat terkejut ketika mendengar hatake berada di dekat rumah neiko sambill tersenyum sendiri. . ia mencemaskan sesuatu hal yang ia takuti jika itu terjadi pada hatake,ia takut hatake mulai menaruh hati pada neiko. .
Hatake            : (memasuki kelas)
Hyorin            : hai hatake ? kau dari mana?
Hatake            : hai hyorin. . aku dari kelas XII ipa 1
Hyorin            : ohh.. hmm,apa kau sudah makan?
Hatake            : aku barusaja selesai makan,aku di bawakan bekal oleh neiko (bicara dengan girang)
Hyorin            : hatake, kau akhir-akhir ini gembira sekali ya. . (terdiam dan mulai murung) neiko itu syapa? (pura-pura tidak kenal)
Hatake            : oooh. Maaf hyorin aku lupa kalau kau tidak kenaal dengan neiko,dia itu temannya mitsuke a itu orang nya baik sekali dan juga. . (mulai senyum-senyum sendiri)
Hyorin              : (hyorin terdiam sambil merasakan sakit yang menyesakkan dadanya)          
lalu tedengarlah suara teriakan teman hatake dari kkejauhan yang memanggil hatake. .
hatake             : hyorin aku pergi dulu ya. . (bergegas pergi mengejar temannya itu)
hyorin             : (melihat hatake yang berlari menuju temannya itu dengan pandangan yang sedih. . )

sementara itu di ruangan guru. .
neiko pergi ke ruangan pak kuji,ia adalah guru olah raga dan sekaligus orang yang mengurus tentang transportasi siswa,bagi siswa yang ingin pulang sekolah dengan bus sekolah,ia harus berurusan dengan bapak kuji ini,uang transportasinya di jadikan satu dengan uang komite,jadi pembayarannya jadi satu dengan buku komite,namun.  . pak kuji telah menghilangkan buku komite neiko.
Pak kuji           : sudahlah neiko,jangan menangis. .kau sangat murah sekali menangis,masa buku komite saja yang hilang kau nangis,nanti bapak buatkan yang baru. .
Neiko              : ta. .tapi pak buku itu sangat berarti sekali bagi saya. . .saya harus menemukan buku itu.  (berbicara dengan polosnya sambil menangis pelan tak kuasa menahan air matanya)
Pak kuji           : ya sudah mulai pulang sekolah nanti kau sudah bisa pulang pakai bus sekolah ya. . bukunya nanti bapak buatkan yang baru. . sudah jangan menangis lagi,kau ini cengeng sekali (menepuk2 pundak neiko)

Saat keluar dari ruangan pak kuji,neiko langsung pergi ke taman sekolah . . di sana ia mencoba mengurangi rasa stressnya,sambil duduk di kursi taman. . lalu datanglah hyorin. .
Hyorin            : hai neiko (duduk di sebelah neiko)
Neiko              : hai,kenapa kau bisa tau nama ku?
Hyorin            : iya,karna aku ingin jadi teman mu. . .
Neiko              : teman? Aku ingin punya teman. .
Hyorin            : baiklah,sekarang kita berteman. . sebagai teman,kau mau membantu ku kan?
Neiko              : apa yang kau ingin aku lakukan untuk mu? Teman?
Hyorin            : kau kenal hatake kan?
Neiko              : ya aku mengenalnya (sambil tersenyum tipis)
Hyorin            : Neiko. .sebenarnya hatake adalah teman ku sejak SMP,aku. . aku menyukainya. . aku menyukainya sejak SMP tapi aku tidak berani mengatakan perasaan ku padannya karena dia orangnya sangat dingin,dan pendiam tapi itulah yang aku suka darinya,jadi aku aku memendamnya hingga sekarang. ..dan karena itu juga aku bersekolah di sini. . aku rela melepaskan ajakan orang tua ku untuk bersekolah di jepang. . (menggenggam tangan neiko) neiko,maukah kau membantuku untuk mendapatkan hatihatake??
Neiko              : aku. .aku. .(terdiam hingga beberapa saat,lalu ia melihat hyorin) baiklah. .aku akan membantumu. .
Hyorin            : baiklah,aku tau kalau kau tidak tau tentang cinta. . maka dari itu aku sedikit tidak setuju kalau kau dengan hatake,tapi aku akan membantu mu. .
Neiko              : benarkah.. bagaimana?
Hyorin            : kau sebaiknya menanyakan tentang hal itu pada yunkon,kau tau dia kan??
Neiko              : ya,aku tau dia. .baiklah aku akan mencarinya. . (pergi meninggalkan hyorin)

Dibalik bunga itu ternyata ada iruno yang mendengarkan pembicaraanya hyorin dengan neiko. .

Neiko pergi mencari yunkon di sekeliling sekolah. . .namun ia tidk menemukannya . . . dengan perasaan yang sedikit putus asa ia berjalan melewati aula basket. . lalu langkahnya mendadak terhenti. .
Neiko              : kak yunkon.  .
Yunkon           : (sedang berguling di panggung yang berada di aula basket)
Neiko              : (bergegas kearah yunkon)
Yunkon           : (melihat neiko yang berada di dekatnya iapun langsung duduk) ada apa kau mencariku?
Neiko              : ada beberapa hal yang ingin aku Tanyakan pada kak yunkon. .
Yunkon           : apa itu?
Neiko              : apakah kakak punya gadis yang kakak sukai?
Yunkon           : ya,tentu saja..  . aku menyukainya sejak SMP
Neiko              : apakah rasanya jatuh cinta itu?
Yunkon           : ketika kau melihatnya,jantung mu serasa akan copot,ketika kau tidak melihatnya,kau langsung merindukannya,harimu berbunga-bunga karenannya,dan beberapa hari saja kau tidak melihatnya kau akan gelisah karenannya. .
Neiko              : (neiko terdiam,ia merenung sejenak. . ia teringat dengan hatake. .apa yang yunkon katakan itu sangat mirip dengan apa yang ia rasakan terhadap hatake,ia mulai berpikir dan sadar kalau ia punya rasa cinta terhadap hatake) kenapa kakak menyukai gadis yang kakak sukai itu?
Yunkon           : karena aku suka mata dan gayannya,aku suka gaya rambutnya yang stylish. .
Neiko              : tunggu dulu,apakah gadis itu adalah hyorin?
Yunkon           : hmmm (ia mengangguk anggukkan kepalanya)
Neiko              : waaaah (neiko tertawa kecil)
Yunkon           : tapi kau tidak usah memberi tahunya. . aku tidak mau di tau. .biarkan saja dia tidak tau. .
Neiko              : baiklah. .
Sementara itu,ketika mereka sedang asik berbicara. . hatake lewat di depan pintu masuk aula basket,tanpa sengaja hatake melihat mereka berdua di aula itu. .hatake langsug terdiam dan menunjukkan mimic muka jealous,ia langsung pergi menjauh dari aula basket itu. .


Sementara itu ketika hyorin berjalan sambil senyum-senyum sendirian,mitsuke dan iruno datang dan dengan sengaja menabrak hyorin. .
Iruno              : ups. .
Hyorin            : terkejut melihat mereka berdua. . (memalingkan wajahnya berusaha untuk kabur)
Mitsuki            : eits mau kemana? Buru-buru amat. . (menarik tangan hyorin)
Iruno              : sepertinya hari-harimu menyenangkan sekali. . ternyata kau sangat senangya berbahagia di atas penderitaan orang. . ,hehh sangat berbeda dengan tampang mu. .
Hyorin            : apa yang kalian bicarakan aku tidak mengerti. .
Mitsuki            : masih kurangya melihat kami menderita? Sekarang kau mau membuat sahabat kami menderita juga? Aku tak akan membiarkanmu menyakitinya!!
Iruno              : ngomong-ngomong,jadi kamu ya dalang di balik semua ini. .
hyorin             : kalian ini aneh ya. .kalian lagi bicara apa sih?? Males ngeladenin orang aneh. . (berusaha kabur)
mitsuki            : (menarik tangan hyorin dan mulai emosi) hoii cewe munafikk!! Ngaku aja deh lo~!
Hyorin            : iya aku dalang di balik semua ini.. truss kenapa?? Kalian mau apa??

Ternyata ada neiko di belakang mitsuki dan iruno,mitsuki dan iruno pun terkejut ada sahabatnya di sana,dan neiko juga terkejut dengan apa yang dikatakan hyorin..

Neiko              : h. . hyorin?? Aku kira kau teman. .
Hyorin            : hehh. .teman?? siapa yang mau berteman dengan orang yang kekanak-kanakan sepeti mu!!
Neiko              : (matanya mulai berkaca-kaca)
Mitsuki            : hoii hentikan omongkosong mu itu!! Dia jauh lebih baik daripada kau yang munafik (menolak hyorin hingga jatuh)
Neiko              : jangan mitsuki! (menolong hyorin berdiri)
Hyorin            : (menolak tangan neiko) jangan sentuh aku!
Neiko              : hyorin..  kenapa? Kenapa kau lakukan semua ini?

Hyorin            : ini semua bermula semenjak kau sekolah di SMA ini neiko! Aku sejak SMP menyukai hatake! Aku rela menolak tawaran ayah ku untuk bersekolah di jepang demi satu sekolah dengan hatake! Tapi semenjak hatake mengenalmu,dia semakin cuek dengan ku. . aku jadi membenci mu!
Neiko              : jadi ini semua karna aku ya.. maafkan aku. . hyorin
Hyorin            : (berlari mejauhi mereka bertiga)
sebelum kejadian itu ia sempat  bertanya panjang lebar dengan yunkon,neiko berjalan di tengah lapangan bola kaki sekolah. . ia masih memikirkan kejadian yang tadi dan tentang apa yang di bilang yunkon tentang apa itu cinta pada nya perasaanya benar-benar kacau. .ia memikirkan perasaanya pada hatake.. .ketika sedang serius-seriusnya memikirkan hatake,sebuah bola melesat ke arahnya dan mengenai kakinya hingga ia terjatuh,neiko merasa kesakitan ia membersihkan kakinya.  . lalu,dari cahaya matahari yang terik terlihat bayangan seseorang yang berlari mendekatinya. . seseorang itu mengulurkan tanganya lalu neiko melihat orang yang mengulurkan tanganya itu,tetapi neiko tidak bisa melihatnya karena silau dengan cahaya matahari yang berada tepat di belakang orang itu,ia hannya mendengar suara permintaan maaf  tanpa pikir panjang ia langsung meraih tangan orang itu tapi. . suaranya mirip suara hatake,orng itu membantu neiko berdiri..  dan benar saja ketika ia berdiri tampak wajah hatake yang tersenyum manis padanya.. neiko langsung terdiam tak bisa mengeluarkan sepatah katapun,karna pada saat itu. .wajah hatake sangat dekat dengan wajahnya. .
Hatake            : kau baik-baik saja neiko?
Neiko              : (ia hanya bisa menganggukkan kepalanya,ia benar-benar gugup. .jantungnya berdetak begitu kencang)
Hatake            : syukurlah. . 
Neiko              : (neiko langsung melepaskan genggaman tangan hatake yang masih menggenggam tangannya pada saat itu) maaf,aku harus segera pergi. .
Hatake            : (melihat neiko yang berlari menjauh darinya) huh,, (hatake berpikir kalau neiko mulai dekat dengan yunkon,itu membuat hatake gelisah ia takut neiko menjauhinya. . di tambah lagi pada saat itu neiko tak mau bicara banyak dengannya,ia berjalan pergi dari lapangan bola sambil memegang bolanya itu)

Di kelas hatake, , ,
Pelajaran sedang berlangsung,lalu bel pulang sekolah pun berbunyi. .
Semua orang di kelas hatake telah keluar namun hanya tinggal hatake dan hyorin di dalam local,hatake telat keluar karena harus membereskan buku-bukunya yang banyak dan memasukkannya ke dalam tas.. sementara hyorin sengaja menantinya.ketika hatake telah selesai. .
Hyorin            : hatake ?
Hatake            : ada apa hyorin? (tersenyum pada hyorin)
Hyorin            : (terkejut melihat reaksi hatake terhadapnya) kau tidak tau? ( sepertinya hatake tidak tau,kenapa mereka tidak memberitahukan hatake tentang diriku? Gumam hyorin di dalam hati?)
Hatake            : ada apa kim hyorin? Apa yang tidak aku ketahui?
Hyorin            : hmmhh (berusaha mencari alasan)apakah. . apakah kau tidak mengetahui perasaanku selama ini?
Hatake            : apa?
Hyorin            : aku. .aku menyukaimu! Semnjak kita SMP,Aapakah kau tidak merasakannya? Aku kira yang dikatakan orang-orang benar,apabila kau suka dengan seseorang dia akan merasakan hal yang sama terhadap mu. . ternyata aku salah. ..
Hatake            : maafkan aku hyorin. . sebenarnya dari dulu aku telah menganggap mu sebagai adikku sendiri,apalagi umurku lebih tua dari mu. .
Hyorin            : adik?
Hatake            : ya,adikku yang ku sayang . . (tersenyum dan langsung pergi)
Hyorin            : adik kesayangan hatake? (tersenyum sendiri)

Lalu . .
Hatake            : (bergegas  bersepeda menuju halte bus sekolah,hatake berharap neiko belum pergi,lalu ia melihat neiko yang berdiri sendiri sedang menunggu bus. . ia langsung behenti) neiko. . kau sekarang pulang dengan bus?
Neiko              : iya hatake. . maaf aku tidak mau merepotkanmu terus,dan ayahku juga cemas kalau begitu terus.. jadi aku di suruh untuk pulang dengan bus sekolah.. .
Hatake            :  neiko,kan aku sudah bilang aku sama sekali tidak repot (berbicara dengan nada sedikit kesal,lalu ia sadar telah berbicara sedikit kasar dengan neiko hatake langsung terdiam) maaf neiko,aku hanya berharap kau bisa pulang dengan ku lagi. . karna,hanya itulah saat kita berdua..
Neiko              : ( hannya diam dan menundukkan kepalanya)
Hatake            : neiko,sebenarnya aku mencarimu karna aku mau memberimu ini, (menyodorkan sebuah kertas) maukah kau pergi bersama ku?

Ketika hatake meyodorkan tiket itu,bus sekolah pun datang. .dengan otomatis pintu bus pun terbuka. .
Neiko              : (karena ia polos,ia sangat ragu dan gugup  untuk menerima ajakan hatake untuk nge-date itu.. ) aku. ..aku. ..
TIIIIIT Ntiiiiiit~!!
Suara bus pun berdentum,menyuruh neiko untk segera masuk,atau akan di tinggal. .
Hatake            : (hatake tetap menyodorkan kertas tiket itu,berharap neiko mengambil kertasnya itu tanda neiko menerima cintanya)

Tiit ntiiiiiiiiitt~!! Bus berdentum lagi membuat neiko jadi kewalahan,lalu. .
Neiko              : hatake~ maaf,aku. .aku tidak bisa (segera menaiki bus). .
Ketika neiko memasuki bus pintu otomatis tertutup,bus langsung tancap gas. . di dalam bus neiko memandangi hatake sesekali,perasaannya benar-benar kacau.. .
Hatake            : (angin berhembus ke arah hatake dengan lembut, hatake tetap memandangi tiketnya itu,wajahnya seketika murung,perasaanya hancur sudah. .tiada harapan lagi baginya. . ia benar-benar di tolak mentah-mentah,ia merasa benar atas dugaanya,hati neiko telah jadi milik yang lain)
Di rumah neiko. ..
Lewat telfon,Neiko menceritakan pada mitsuke dan iruno akan semua kejadian yang dia alami tadi bersama hatake. . ia benar-benar tidak bisa memendamnya lagi. . perasaanya kacau,jadi ia meneritakan pada teman2 nya itu mendengar hal itu mitsuke segera datang ke rumah neiko,untuk mendengar dengan lebih jelasnya. .
Mitsuke           : apa yang telah kau lakukan neiko,kau benar-benar ceroboh. .
Neiko              : (menangis,ia tak tau lagi harus berbuat apa. .) aku. ..aku kacau. .
Iruno              : neiko,hatake itu telah membukakan hatinya untuk mu,tapi mengapa kau mengecewakannya. . kami benar-benar tau bagaimana sifat hatake. . hatake selama ini belum pernah melakukan hal itu,kecuali wanita itu benar-benar telah mengalihkan dunia nya,kami berdua tau kau juga menyukainya. .kuharap  kau tidak usah memikirkan apa yang dikatakan hyorin kepada mu. .
Neiko              :  maaf. .maafkan aku. .(tangisannya tersedu-sedu)
Mitsuke           : hmmmmmhhh. . (menghela nafasnya)
Iruno              : (mengelus-elus pundak neiko sudahlah neiko,jangan menangis lagi. .maafkan kami telah terbawa emosi,kami benar-benar syok akan hal ini. .maafkan kami. .. (memeluk neiko)
            Pada saat itu ibu neiko datang ke kamar neiko,ia membawakan makanan dan minuman ke kamarnya,namun sepertinya ia mendengar pembicaraan di dalam yang agak berat ibunya pun ragu akan masuk,lalu. .
Ibu                  : neiko,apakah kau baik saja nak?
Neiko              : (menghapus airmatanya,berusaha agar ibunya tidak mengetahui apa yang terjadi di dalam) tidak apa bu. .ada apa bu?
Ibu                  : ini ibu bawakan makanan dan minuman untuk teman-teman mu itu. . ibu letakkan di depan pintu kamar mu ya?
Neiko              : iya bu,terimakasih. .
Ibu                  : (pergi meninggalkan kamar neiko dengan mimic muka yang penasaran dan merasa ada yang tak beres)

Di dalam kamar neiko
Mitsuki            : baiklah neiko kurasa itu saja,aku harus pulang dulu. .aku harus menyiapkan semuanya untuk acara nanti malam. .
Neiko              : kau akan pergi dengan siapa?
Mitsuki            : aku akan pergi dengan uzumake. .
Neiko              : baiklah.. .
Iruno              : aku juga ya neiko. .
Neiko              : kau juga ya iruno ?
Iruno              : iya neiko, (tersenyum manis pada neiko )
Neiko              : (tersenyum kembali )
            Lalu neiko mengantarkan mereka hingga ke luar,setelah mereka berdua pulang ayah neiko dan ibuna mulai mengajaknya berbicara di ruang keluarga. .
Ayah               : neiko,apakah itu teman-teman mu?
Neiko              : iya ayah. .
Ayah               : (menunjukkan mimic wajah yang agak cemas) teman mu make up nya tebal ya. . gaya berpakaiannya juga. .
Ibu                  : neiko (mengelus pundak neiko ) sekarang kau sudah besar kami harap kau bisa menjaga dirimu,dan pandai memilah-milah mana yang baik dan yang buruk. .kami harap kau tidak terkena pengaruh buruk. .
Neikoo            : yah,ibu tenang saja.. aku sudah besar,walaupun sebenarnya pemikiranku belum dewasa aku akan terus berusaha,tapi bu,yah. .untuk kalian tau… mereka itu bukanlah teman-temanku yang buruk..  mereka baik yah. .
Ayah               : kalau begitu ayah jadi bisa tidur dengan lelap sekarang . ..
Ibu                  : ibu juga bisa bernafas dengan lega..
Neiko              : tersenyum. . .
Ibu                  : neiko,nanti malam kau mau menemani ibu pergi ke acara festival kembang api ?
Neiko              :festival kembang api?
Ibu                  :iya neiko kenapa kau sudah punya janji?
Neiko              : Tidak bu.. maka dari itu aku juga ingin pergi ke sana. .
Ibu                  : baiklah,tunggu apa lagi? Bersiap-siaplah. .
            Malam harinya di lokasi itu. .
Hatake duduk sendirian di bawah pohon dekat lokasi festival kembang api itu. .  ia mrenungi tentang apa yang terjadi tdi di halte bus itu.. .lalu bapak kuji tiba tiba melewati daerah itu,iya pun melihat hatake yang duduk sendirian di situ. .
Pak kuji           : hoi hatake ,sedang apa kau di sini?
Hatake            : (hannya trsenyum tipis)
Pak kuji           : mari kita main reket,bapak sengaja membawa nya bapak ingin mengembalikan reket ini ke pemiliknya,tapi bapak rasa pemiliknya tak datang di sini. .
Hatake            : (ia hannya diam mendengarkan apa yang dikatakn pak kuji itu padanya smbil mengmbil reket yang di sodorkan pak kuji padanya)
Pak kuji           : (sambil bermain reket ) kau ada liat neiko tidak ?
Hatake            : (mendengar nama neiko hatake gagal memukul bola,menyebabkan pak kuji kesal) n.. .. neiko??
Pak kuji           : hoi hatake,masak pukulan segitu saja kau tak dapat menangkisnya. .heeehhhh (kesal pak kuji)
Hatake            : kenapa bapak mencari neiko ??
Pak kuji           : buku komitenya sudah bapak temukan,semenjak bapak menghilangkan bukunya itu bapak jadi merasa bersalah.  .dia menangis waktu buku komitenya itu hilang hheeeehhh. .
hatake             : menangis?? (hatake tersenyum) iya,dia sangat murah menagis.. .dia gadis yang polos. .
pak kuji           :setelaah saya menemukan buku itu saya baru tau kenapa buku itu saangat penting, ternyata dia menangis karna ada kertas yang sangat berarti baginya.. 
hatake             : kertas ??
pak kuji           : iya,kertas yang seperti surat kecil yang kau berikan padanya.. yang ku tunggu kau di gerbang sekolah itu lho.  . (tertawa kecil sambil mensmashkan bola ke hatake)
hatake             : (berhasil menangkisnya) surat itu. .
pak kuji           : hheheh (tertawa kecil ) ternyata dia benar-benar memiliki rasa yang special terhadapmu hatake. .ini buku amazing pacar mu itu. .
hatake             : (membuka buku itu,dan benar saja kertas itu ada di lipatan sampul buku itu,masih bersih dan rapi seperti baru tak ada lipatan sedikitpun di kertas itu) pacar? (gumam hatake ia tersenyum menjatuhkan reket   dan langsung berlari pergi mencari neiko)
pak kuji           : hoi hatake~!! Kau mau kemana? Baiklah.  .pergilah sana,cari dan kejar dia sampai ketemu yah~

sementara itu di lokasi festival kembang api :
neiko dan ibunya duduk di bangku,menonton persiapan acara festival kembang api itu. .  lalu.
Ibu                  : ada apa neiko? Kau gelisah sekali?
Neiko              : ibu aku pergi dulu ya. .aku harus melakukan sesuatu. . (mencoba meyakinkan ibunya)
Ibu                  : baiklah. .jaga diri ya..
Neiko              : (tersenyum) (neiko berlari,ia mengikuti perasaanya untuk menemui hatake. .ia menannyakan keberadaan hatake ke semua teman sekolah yang ia jumpai di sana,namun tak seorangpun yang tau. .hingga ia bertemu hyorin)
Neiko              : hyorin.  .kau melihat hatake tidak?
Hyorin            : neiko,kita masih berteman kan?
Neiko              : apa kau mau bertemn dengan orang seperti ku?
Hyorin            : (mengangguk-anggukkan kepalanya)
Neiko              : baiklah kita berteman lagi. . (tersenyum pada hyorin)
Hyorin            : (membalas senyuman neiko) aku melihat kak hatake tadi di taman dekat sana. .
Neiko              : kak hatake? Sejak kapan kau memanggilnya kakak?
Hyorin            : sejak dia memberi tau ku kalau dia menganggapku sebagai adik kesayangannya.. . (hyorin tersenyum sendiri)
Neiko              : baiklah kalau begitu,selamat ya. .dan terimakasih. . (berlari menuju taman,sesampainya. . ia tak melihat seorang pun di sana. .namun,ia menemukan kertas tiket yang ingin di berikan hatake untuknya. Neiko mengambil tiket itu dan berlari tanpa tujuan)

Sementara itu..
Dengan sepedanya hatake menyusuri jalanan yang sepi itu sendirian. . ia memikirkan neiko yang sedari tadi ia cari tapi tak jua ketemu,kartu itu. . masih di tanganya. .
Neiko mulai berhenti berlari. .ia telah lelah. . keringatnya telah bercucuran di keningnya.. sepatu yang di jinjingnya sejak tadi sejak ia berlari mencari hatake itu telah hilang sebelah.. entah kemana.sepatu itu adalah sepatu yang di belikan hatake untukknya waktu itu.. , ia duduk di pinggiran jalan itu untuk istirahat sejenak sambil memandangi sepatu dan tiket  yang tinggal sebelah itu tergeletak di jalan . . “kau telah menolak cinta hatake,sekarang kau menghilangkan sepatu pemberiannya. . neiko,kau bodoh sekali. .” gumam neiko kesal di dalam hati. .
Lalu,di dekat sepatu dan tiket itu dia melihat ban sepedah yang di pinggiranya berwarna putih,ia sepertinya mengenal sepedah itu,lalu sepatunya yang  sebelah lagi di letakkan oleh orang yang bersepeda itu di pinggir sepatu yang satunya lagi itu sembari berkata “pakailah sepatu hello kitty ini dan mari ku antar kau pulang”
Neiko terkejut,ia lalu melihat siapa yang berbicara dengannya itu. . dan sekali lagi ia melihat hatake yang tersenyum sangat indah padanya.. senyuman hatake itu membuatnya semangat lagi. . benar benar semangat,neiko langsung memakai sepatunya dan menaiki sepedah putih milik neiko yang penuh kenangan itu. . hatake lalu memberikan buku komite itu pada neiko “ ini milik mu” lalu melihat buku itu,dan mengetahui kertas surat kecil itu.  Neiko tertawa kecil. .mereka berdua tertawa bersama-sama menyusuri jalan dengan sepedah putih hatake.  .
           


“The End”